Ternyata Doraemon Lebih Baik dari Jokowi

Nasional  SENIN, 30 MARET 2015 , 20:17:00 WIB

Ternyata Doraemon Lebih Baik dari Jokowi

ILUSTRASI/RMOLJAKARTA

RMOL. Tokoh kartun Jepang, Doraemon dianggap lebih baik dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Sebab, Doraemon dapat memenuhi semua permintaan tuannya yang bernama Nobita meski tanpa alasan dan bahkan tidak masuk akal.

Sementara Jokowi, dinilai telah mengingkari semua janjinya dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Apalagi, saat ini pemerintah dibawah kepemimpinan Jokowi telah menaikan harga BBM yang justru makin memberatkan beban kehidupan rakyat Indonesia.

"Kita bisa bandingkanlah Doraemon dengan Jokowi. Doraemon memenuhi apapun kebutuhan atau permintaan Nobita meski tidak masuk akal. Sedangkan Jokowi mengingkari semua janjinya meskipun janji tersebut masuk akal dan sesuai keinginan rakyat," kata Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Senin (30/3).

Sebaiknya, lanjut Uchok, Jokowi harus seperti Doraemon yang bisa memberikan solusi atas masalah yang tengah dihadapi bangsa Indonesia. Tapi yang terjadi, Jokowi malah menambah beban masalah bagi rakyat dan bangsa.

"Rakyat pun seperti tertipu dan tersadar bahwa Jokowi hanya mengeluarkan janji-janji manis saja. Mulai dari Esemka yang katanya mau dijadikan mobil nasional, deep tunnel untuk atasi banjir dan macet, kabinet ramping ternyata malah lebih gendut, hingga acak-acak partai lain untuk memaksa bergabung," imbuhnya.

Belum lagi janji untuk menguatkan perekonomian, tapi malah melemahkan perekonomian yang ditandai dengan melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS.

"Dolar yang dijanjikan akan turun, nyatanya malah naik, yang katanya pro-rakyat tapi malah menaikan tarif listrik, BBM dan gas yang membuat hidup rakyat makin susah, pro-pemberantasan korupsi, tapi membiarkan KPK dilemahkan, tol laut, janji kasih traktor yang tidak terealisasi dan masih banyak lagi, satupun tidak ada realisasinya," cetus Uchok.

Lebih lanjut Uchok menjelaskan, perbedaan lain yang membuat Doraemon mengungguli Jokowi adalah Doraemon bisa menyenangkan semua kalangan, sementara Jokowi saat ini menjadi menyebalkan semua kalangan.

Kecuali, kata Uchok, orang-orang yang masih terlelap dalam tidur dan bermimpi tanpa bisa membedakan dengan realitas. Bahkan, Kartu ajaib yang digadang-gadang Jokowi pun menurutnya tidak mampu menyaingi kantong ajaib Doraemon yang bisa menjawab semua persoalan.

"Kalau Doraemon memiliki kantong ajaib, Jokowi punya kartu ajaib. Fungsinya seharusnya sama, yaitu menyelesaikan semua persoalan," tuturnya.

"Tapi bedanya, kantong ajaib Doraemon benar-benar bisa menyelesaikan persoalan yang membuat lucu orang yang melihatnya, sementara Jokowi menawarkan kartu-kartu ajaib yang kemudian membuat siapapun yang melihatnya miris karena ternyata terbukti sama sekali tidak ajaib," tukas Uchok. [adm]

Komentar Pembaca