Atasi Kanker Serviks, Jakarta akan Jemput Bola lakukan Iva Tes

Sosial  SELASA, 21 APRIL 2015 , 18:05:00 WIB | LAPORAN:

Atasi Kanker Serviks, Jakarta akan Jemput Bola lakukan Iva Tes

VERONICA TAN SAAT SEDANG MENGIKUTI PROGRAM DETEKSI DINI KANKER/ZULFAHMI JAMBA/RMOLJAKARTA

RMOL. Tingginya angka kematian karena kanker serviks di Jakarta membuat Istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Basuki Tjahaja Purnama prihatin. Ia pun berharap ada upaya serius untuk mengatasi penyakit tersebut. Salah satunya adalah melakukan aksi jemput bola guna melakukan Iva Tes (tes gejala kanker mulut rahim/serviks).

"Kita akan mendatangi rusun-rusun dan pemukiman penduduk untuk melakukan Iva Tes," kata Istri Gubernur DKI Jakarta, Veronica Basuki Tjahaja Purnama, usai teleconfrance dengan Ibu Negara, Iriana Jokowi, terkait Program Nasional Percepatan Peranserta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan Indonesia, Selasa (21/4).

Menurutnya, program penanganan kanker serviks sebetulnya telah dilakukan sejak lima tahun lalu. Namun program tersebut tidak berjalan dengan baik dan  terkesan jalan ditempat.

"Kita ingin program yang dicanangkan hari ini dijalankan dengan serius dan mencapai hasil maksimal seperti yang diharapkan," tuturnya.

Untuk itu, lanjut Veronica, ia ingin semua pihak yang terkait, terlibat aktif dalam program tersebut. "Dinas kesehatan, pemkot, BPJS harus bersinergi, jangan jalan sendiriisendiri," pintanya.

Untuk sosialisasi dan pendekatan ke masyarakat, pemkot akan melibatkan kader PKK. Namun sebelumnya kader-kader tersebut telah diberikan pelatihan dan pemahaman mengenai kanker serviks.

"Kita akan melibatkan kader PKK untuk menghimbau dan mengajak masyarakat agar mau melakukan iva test," terang Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jakarta ini.

Pasalnya, tutur Veronica, kendala yang dihadapi selama ini adalah, masih banyaknya  masyarakat yang enggan melakukan pengecekan organ intim tersebut Selain karena malu, pada program sebelumnya, masyarakat diharuskan datang puskesmas.

"Tapi untuk kali ini, kita yang akan  mendatangi mereka. Kita akan mengetuk pintu rumah masyarakat dan melakukan iva tes di lokasi tempat tinggal merek," terang Veronika. [prs]

Komentar Pembaca