Kejaksaan Didesak Usut Kasus Perjalanan Dinas DPRD DKI

Polhukam  JUM'AT, 08 MEI 2015 , 10:42:00 WIB | LAPORAN:

Kejaksaan Didesak Usut Kasus Perjalanan Dinas DPRD DKI

DPRD DKI JAKARTA/IST

RMOL. Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mendesak kejaksaan menyelidiki permainan APBD DKI Jakarta 2013 dan 2014 oleh oknum DPRD melalui perjalanan dinas, sebagaimana hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kejaksaan harus mengusut kasus ini, karena lima oknum DPRD DKI terbukti merugikan negara serta melanggar Pergub No. 174/2009 dan Pergub No. 107/2013," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (8/5).

Lebih jauh Uchok menerangkan, oknum Kebon Sirih berinisial TY, EL, RN, IS, dan AL, jelas merugikan negara karena tetap mengambil uang harian dan akomodasi sebesar Rp24,13 juta serta menggelembungkan harga tiket Rp69,912 juta, sekalipun tidak mengikuti perjalanan dinas.

"Alasan mereka yang tidak masuk akal ketika me-mark up adalah pembayaran biaya transportasi perjalanan dinas mempergunakan metode secara lumsum, bukan menggunakan perhitungan biaya riil (at cost) sesuai Pergub DKI No. 107/2013 tentang perjalanan dinas dalam dan luar negeri," tuturnya.

Sedangkan pada 2014, negara berpotensi dirugikan sebesar Rp81,222 juta. Rinciannya, Rp66,484 akibat penggelembungan harga, Rp11,691 juta dari tiket atas nama orang bukan anggota DPRD, dan Rp3,046 lantaran tanggal perjalanan dinas tak sesuai konfirmasi Garuda.

"Kalau ditotal, maka negara diperkirakan merugi Rp175,265 juta akibat ulah segelintir anggota dewan yang hanya ingin jalan-jalan," pungkas mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini.

Berdasarkan hasil audit BPK atas APBD 2014, diketahui alokasi perjalanan dinas DPRD pada 2013 sebesar Rp1,912 miliar dan yang terealisasi hanya Rp187,6 juta. Sedangkan hasil audit terhadap APBD 2015, anggaran tersebut Rp2,187 miliar dan penyerapannya hingga November 2014 hanya Rp1,303 miliar. [tah]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45