Wagub DKI Minta Ondel-ondel Yang Mengamen di Jalan Ditertibkan

Sosial  KAMIS, 21 MEI 2015 , 17:59:00 WIB

Wagub DKI Minta Ondel-ondel Yang Mengamen di Jalan Ditertibkan

IST

RMOL. Keberadaan ondel-ondel kini sudah tidak lagi dimanfaatkan sebagai kegiatan budaya Betawi, namun juga disalahgunakan untuk mengamen. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat pun merasa miris dengan hal ini. Terlebih ondel-ondel adalah kesenian khas Betawi yang harusnya dilestarikan.

Ia pun meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menertibkan keberadaan pengamen ondel-ondel tersebut.

"Itu sebaiknya ditangkap dan diberikan pengertian. Tidak boleh menggunakan atribut budaya, apalagi di Jakarta ditonton banyak orang, malu dong. Sebagai masyarakat Jakarta, bagian dari warga Jakarta, saya tersinggung. Itu eksploitasi budaya," kata Djarot, di Balaikota DKI, Kamis (21/5).

Djarot juga menilai, penggunaan atribut ondel-ondel untuk mengamen termasuk eksploitasi budaya. Karena itu, Djarot meminta agar mereka diberikan pemahaman agar tidak lagi menggunakan atribut budaya untuk mengamen.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta pernah melakukan pelarangan topeng monyet lantaran dianggap sebagai ekploitasi hewan. Hal serupa juga seharusnya diterapkan pada ondel-ondel yang notabene adalah kebudayaan asli Betawi. "Dulu topeng monyet saja nggak boleh," ujarnya.

Dikatakan Djarot, lebih baik pengamen ondel-ondel menggunakan boneka seperti doraemon atau badut untuk mengamen. Alat peraga tersebut juga sering digunakan orang di tempat rekreasi.

"Saya juga melihat pengemis jalanan yang pakai topeng doraemon, badut, untuk dapat perhatian, itu cara orang cari duit. Tapi jangan gunakan ondel-ondel dong," tegasnya. [prs]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09