RMOLJAKARTA

Home

Share |
SBY Didesak Lapor Polisi
Peralihan Petral ke ISC Pertamina Jangan Jadi Bancakan Baru
Jum'at, 22 Mei 2015 , 16:20:00 WIB

IST
  

RMOL. Polemik pembubaran Petral masalah serius, karena migas menyangkut hajat hidup rakyat banyak. Selain perputaran fantastis dana triliunan rupiah yang rawan korupsi, dunia migas juga berdampak langsung ke perekonomian rakyat.

"Kenaikan harga khususnya bahan bakar minyak (BBM) yang melibatkan Petral selama ini, telah akibatkan harga kebutuhan pokok melambung tinggi dan picu keresahan sosial," ujar Juru Bicara Jaringan '98 Lampung Ricky Tamba, Jumat (22/5), menyikapi perseteruan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Menteri ESDM Sudirman Said.

Ricky berharap polemik tersebut dihentikan. Dan jika SBY merasa difitnah oleh Sudirman Said, maka lebih baik ambil tindakan hukum.

"NKRI negara hukum. Kalau SBY merasa difitnah, perkarakan saja Sudirman Said. Kan bisa bikin laporan pidana ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung. Bila tidak, persepsi publik bisa berbalik pojokkan SBY. Jangan cuma cuap-cuap di akun twitter dengan jutaan followers. Biar clear," saran dia.

Di sisi lain, lanjutnya, Sudirman Said harus buktikan serius benahi masalah migas Indonesia, jangan hanya kambinghitamkan rezim SBY, dan peralihan Petral ke ISC Pertamina tidak jadi bancakan baru seperti pesimisme sebagian kalangan. [arp]


Baca juga:
Ki Candan Langit: Mengkudeta Jokowi Tidak Mudah
SBY Marah Gara-gara Menteri Jokowi Sering Kepleset Lidah
Pernyataan Menteri Said Hanya Menambah Beban Jokowi
Jokowi-JK Dinilai Abaikan Kesejahteraan Masyarakat Pribumi
Gie Juga Pernah Bertemu Bung Karno, Tapi Tetap Kritis


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer