5 Orang Diamankan Saat Penggerebekan Panti Pijat di Bekasi

Peristiwa  SELASA, 02 JUNI 2015 , 21:05:00 WIB

5 Orang Diamankan Saat Penggerebekan Panti Pijat di Bekasi

penggerebakan panti pijat/ilustrasi

RMOL. Sebuah panti pijat tradisional Sumber Sehat di Desa Lubang Buaya, Setu, Kabupaten Bekasi, digerebek petugas Polsek Setu, Senin (1/6) malam.

Dalam penggerebekan itu salah seorang terapis terpergok tengah bercinta dengan pelanggan. Petugas mengamankan lima orang diantaranya, dua terapis SS (30) asal Sukabumi, dan SR (38) asal Bumi Ayu.

Pemilik panti pijat EI (46) serta terapis YN (35) yang tertangkap tangan sedang bercinta dengan pria berinisial MN (40).

"Lima kami amankan, dan satu orang melarikan diri," ujar Kanit Reskrim Polsek Setu, Ipda Hotma Sitompul kepada wartawan, Selasa (2/6).

Menurut Hotma, penggerebekan itu berdasarkan laporan masyarakat yang merasa resah dengan prostitusi berkedok panti pijat itu

Saat penggerebekan itu di salah satu ruang pijat, kata dia, petugas menemukan YN hanya memakai kaus tanpa celana dalam, bersama dengan laki-laki hidung belang yang juga hanya mengenakan kaus saja. Pengakuanya, YN hanya melayani pijat dan tidak melayani berhubungan badan.

Selain itu, lanjut dia, EI yang dijuluki Mami mengaku tidak tahu menahu perihal layanan plus-plus yang dilakukan oleh anak buahnya. EI berdalih selama ini dia hanya meminta anak buahnya hanya melakukan pemijatan, tanpa ada pelayanan plus-plus untuk setiap pelanggan.

Saat ini, kelima orang itu hanya diberikan pembinaan dan menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi berbuatan yang sama kembali. Dan petugas juga mendata seluruh identitasnya.

"Tidak kami tahan, hanya diberikan pembinaan saja agar tidak melakukan hal mesum," ungkapnya. [prs]

Komentar Pembaca