Netizen: Naga akan Melilit dan Menelan Ondel-ondel

Polhukam  RABU, 24 JUNI 2015 , 02:12:00 WIB

Netizen: Naga akan Melilit dan Menelan Ondel-ondel

HUT DKI/Ist

RMOL. Dunia maya merespon sikap Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang menyertakan Kepala Naga dalam logo HUT DKI Jakarta 488. Umumnya, netizen kecewa dengan sikap Ahok yang menyertakan kepala naga dalam logo tersebut.

Di antara yang berkicau adalah akun @bobicepot. Dalam sosial media Twitter,  ia mengatakan, Naga akan melilit dan menelan ondel-ondel.

Sementara item akun ‏@Bhineka08 mengatakan, Ahok melakukan itu karena ingin menjadikan Jakarta seperti kota di China.

Akun @ZAEffendy menegaskan, sangat wajar hal tersebut dilakukan, sebab, dari dahulu Jakarta dikuasai sembilan naga.

"Tahulah, ada "sembilan naga" penguasa Jakarta! (mungkin Indonesia?), *wisketmbiyen," kicau dia.

Hal senada disampaikan Adi firmansyah. Melalui akun ‏@Adi_imfrecatory, ia menegaskan Jakarta sudah terjual.

Bukan hanya masyarakat umum, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Jakarta, Fahira Fahmi Idris pun menimpali. Tapi, ia seperti tidak serius dalam berkicau. "Naga Bonar atau Naga Beneran,"  ‏@fahiraidris menyampaikan cuitan.

Ada yang berbeda dalam logo resmi HUT DKI Jakarta ke-488. Dalam logo yang bisa dilihat di situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Jakarta.go.id, tersebut bercokol naga merah. Naga tersebut bersebelahan dengan duo ondel-ondel asli Jakarta.

Pada bagian atas logo tersebut terlihat lambang Pemprov DKI Jakarta. Sementara di bagian bawah tertera tagline, Jakarta: Modern, Kreatif dan Berbudaya.

Sementara tulisan Dirgahayu 488 mendominasi bagian tengah logo tersebut. Plus dengan kembang api di sebelah kiri dan kanan.

Tak lupa siluet Transjakarta, Monas, penduduk dan tulisan 1527-2105, tanda umur Jakarta. Tak ketinggalan kobaran api emas, gedung abstrak bertingkat, roda dan lingkaran, daun, pohon, gunung wayang dan semar. [arp]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09