LMK Pulau Tidung: Lurah Masud Otoriter dan Nepotisme

Kepulauan Seribu  SENIN, 06 JULI 2015 , 09:37:00 WIB | LAPORAN:

LMK Pulau Tidung: Lurah Masud Otoriter dan Nepotisme

ist

RMOL. Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, mengkritisi kinerja Lurah Masud Hamid. Sebab, cenderung otoriter dan nepotisme dalam memimpin.

"Karena banyak kebijakan-kebijakannya tak melibatkan lembaga-lembaga lain, seperti LMK dan lainnya," ujar Anggota LMK Pulau Tidung, Fuadi, saat dihubungi di Jakarta, Senin (6/7).

Masud, imbuhnya, juga cenderung memaksakan kehendaknya. Misalnya, jika ingin sesuatu, maka ingin lekas terwujud dengan tak menghiraukan sesuatu lainnya dan tanpa meminta pertimbangan dari masyarakat atau lembaga setempat.

"Dia hanya melibatkan sanak famili atau orang-orang terdekatnya saja. Seakan-akan dia membentuk kerajaan kecil di Tidung sini," ketusnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rechasiring Pulau Seribu, Komarudin, berpandangan sama. Dia lantas mencontohkan salah satu sikap Masud yang otoriter sejak memimpin pada 22 Januari 2015 itu dalam merekrut pekerja harian lepas (PHL).

"Dalam perekrutannya, Masud tak transparan, suka-suka dia saja. Misalnya, orang titipan dia lolos jadi PHL, walaupun enggak ikut seleksi. Di lingkungan kelurahan juga. Makanya, banyak orang-orang lama yang kebuang dan orang-orang baru masuk," bebernya saat dihubungi terpisah.

"Kegiatan pada APBD juga dia sudah bagi-bagikan ke orang-orangnya. Ini kan nepotisme namanya. Padahal, kalau mau bangun Pulau Tidung, ayo...kita kerjakan bareng-bareng," pungkas Komarudin. [tah]

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

KAMIS, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

KAMIS, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

RABU, 26 JULI 2017 , 23:00:00