RMOLJAKARTA

Home

Share |
Rusak Ekosistem, Pemprov DKI DimintaTertibkan Pulau Tengah
Rabu, 07 Oktober 2015 , 11:12:00 WIB
Laporan:

PULAU TENGAH/IST
  

RMOL. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta didesak menertibkan Pulau Tengah, Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Karena, kata Anggota Komisi D DPRD DKI, Bestari Barus, disinyalir pembangunan pulau tersebut berdampak pada rusaknya ekosistem di sekitarnya, seperti terumbu karang.

"Ini berdasarkan pengakuan warga Kepulauan Seribu, ketika saya melakukan reses tempo lalu," ujarnya kepada RMOLJakarta, Rabu (7/10).

Berdasarkan pengakuan Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLHD) DKI, lanjut Bestari, juga tidak pernah mengeluarkan izin analisis dampak lingkungan (amdal) atas pembangunan H Island (Pulau H), nama lain Pulau Tengah.

"Itu jelas pelanggaran juga," tegas anggota Panitia Khusus (Pansus) Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) ini.

Karena itu, menurut Bestari, pemilik Pulau Tengah, Hengky Setiawan, harus dijatuhi sanksi administratif dan pidana.

"Sebagaimana Pasal 73 UU No. 27/2007 juncto UU No. 1/2014," tandas ketua Fraksi NasDem DPRD DKI ini. [tah]


Baca juga:
KKP: Gubernur Tak Berwenang Terbitkan Izin Pemanfaatan Ruang
Rusak Ekosistem, Pengembang Reklamasi Harus Disanksi
Walhi Pusat Enggan Komentari Seputar Reklamasi Jakarta, Ada Apa Ya?
Walhi: Dibanding Reklamasi, Sebaiknya Revitalisasi 13 Sungai
Usul Bappenas Tertibkan Izin Pembangunan di Pantura


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer