Petugas Bongkar Ratusan Bangunan di Tegar Alur

Jakarta Barat  JUM'AT, 16 OKTOBER 2015 , 01:33:00 WIB

Petugas Bongkar Ratusan Bangunan di Tegar Alur

ilustrasi/ist

RMOL. Sebanyak 106 bangunan di area Pasar Nangka, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat dibongkar  petugas gabungan  Satop PP, Polri, dan TNI,  Kamis (15/10).

Bangunan semi permanen ini dibongkar lantaran berdiri di atas saluran air dan tak memiliki izin.

"Bangunan-bangunan yang kami bongkar ini jumlahnya ada 106, dibongkar karena menutup saluran air," ujar Lurah Tegal Alur, Marwadi.

Mawardi menjelaskan pihaknya melakukan pembongkaran guna merefungsi saluran air tersebut. Hal itu juga dilakukan untuk mengurangi musibah banjir yang kerap melanda di kawasan Tegal Alur saat musim penghujan tiba.

"Saluran airnya enggak mengalir, banyak sampah dan endapan lumpur setebal sekitar 1 meter jadinya tersumbat. Biar air mengalir lagi dan meminimalisir banjir, karena musim sebentar lagi kan musim hujan," ucapnya.

Ada 5 regu dari Satpol PP yang diterjunkan dalam pembongkaran ini. Jumlah personel Satpol PP yang dikerahkan sebanyak 50 orang.

Petugas dari kepolisian berjumlah 10 petugas dan dari anggota TNI 5 personel membantu dalam proses pembongkaran tersebut.

"Kami juga dapat laporan dari masyarakat terkait banyaknya bangunan yang berdiri di atas saluran air sehingga aliran air menjadi tersumbat. Lalu dilakukan langkah-langkah persuasif dengan berdialog kepada warga, pedagang, dan Ketua RT setempat untuk dilakukan pembongkaran," katanya.

Bangunan-bangunan yang dibongkar ini berupa kios-kios atau bedeng yang terbuat dari kayu. Para penghuni memanfaatkan bangunan tersebut untuk aktifitas berdagang.

Fadil (41) satu dari pemilik bangunan mengaku pasrah terkait kiosnya yang dibongkar. Ia pun memutuskan untuk pindah berdagang.

"Ya mau gimana lagi, paling juga pindah jualannya, tapi enggak jauh-jauh dari sini," ungkap Fadil yang berdagang klontongan itu.

Mawardi pun menyatakan pihaknya selalu melakukan monitoring agar para pedagang tersebut tak kembali mendirikan bangunannya di saluran air yang sudah ditertibkan.

"Kami akan monitor terus, kepada petugas Satpol PL tolong dijaga dan ditegur apabila ada yang mendiringan bangunan lagi di saluran air itu. Sebenarnya manfaat pembongkaran ini untuk banyak orang juga, biar enggak banjir dan terlihat kumuh. Soalnya wilayah Tegal Alur ini cekung, kalau hujan sebentar saja sudah banjir," pungkas Mawardi. [prs]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00