RMOLJAKARTA

Home

Share |
Dukung Soal Penataan, Pedagang Oleh-oleh Haji Tagih Janji Walikota Jakpus
Senin, 16 November 2015 , 22:42:00 WIB
Laporan:

OLEH-OLEH HAJI/IST
  

RMOL. Para pedagang oleh-oleh Haji yang ditempatkan di gedung Yayasan Said Naum, Tanah Abang, meminta Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede untuk menepati janji soal menempatkan lapak pedagang di sisi muka lahan yang berhadapan dengan jalan.

Hal tersebut dikatakannya, untuk menjamin kelangsungan usaha para pedagang.

"Pada dasarnya kita mendukung pemerintah untuk menata wilayah Tanah Abang menjadi lebih baik, tapi kalau kondisinya masih kayak begini, sama aja pemerintah merelokasi pedagang tanpa solusi," ujar Arif, koordinator pedagang oleh-oleh haji, kepada RMOLJakarta, Senin (16/11).

Tidak hanya pada penempatan lapak, rasa keberatan para pedagang pun disampaikannya, terkait tarif sewa yang disampaikan oleh Pengurus Yayasan Said Naum, yakni sebesar Rp 4,5 juta per lapak per enam bulan.

Karena lanjutnya, kemampuan pedagang hanya sebesar Rp 2 juta per lapak per enam bulan.

Sementara itu, Kasudin Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat, Richard Bangun mengungkapkan, jika permasalahan yang dialami oleh para pedagang tersebut bukan menjadi tanggung jawab pihaknya lagi.
Sebab, kebijakan mengenai penetapan tarif sewa seluruhnya diserahkan kepada pemilik lahan, Pengurus Yayasan Said Naum.

"Karena kemarin waktu perwakilan pedagang kemari (kantor walikota-red) katanya untuk sadakoh istilah dari Yayasan Said Naum hanya satu juta per tenda, kok sekarang jadi dua juta per tenda. Kita sudah fasilitasi relokasi para pedagang, mengenai sadakoh itu kesepakatan antara (pengurus-red) yayasan dengan para pedagang," jelasnya singkat. [prs]


Baca juga:
Harga Sewa Mahal, Pedagang Oleh-oleh Haji di Yayasan Said Naun Enggan Berjualan


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer

56 Unit Mobil Damkar Dikerahkan Ke Pasar Senen