Banyak Tanah Merah Akibat Proyek Taman, Jalan Jalur Baru Ancol Licin dan Rawan Kecelakaan

Jakarta Utara  MINGGU, 29 NOVEMBER 2015 , 07:33:00 WIB | LAPORAN: H. SULIMAN PAKPAHAN

Banyak Tanah Merah Akibat Proyek Taman, Jalan Jalur Baru Ancol Licin dan Rawan Kecelakaan

ilustrasi

RMOL. Jalanan di Jalur Baru Ancol Selatan, Tanjung Priok menjadi licin dan membahayakan bagi pengendara motor. Hal ini dikarenakan banyaknya bekas tanah merah dari renovasi taman di wilayah tersebut.

"Sudah banyak sepeda motor hampir terjatuh dan Jatuh karena jalanan licin. Soalnya jalan dikotori tanah merah dari pembuatan taman di jalur tengah," ujar Sodikin warga Ancol Selatan, saat dijumpai RMOLJakarta dilokasi, Sabtu (28/11).

Menurut Sodikin, seharusnya pihak Pemkot Jakarta Utara bisa lebih bisa memperhatikan keselamatan jiwa warganya terutama pengedara roda dua dalam pembangunan infrastrukturnya yang berada di jalan Baru Ancol Selatan.  

Seharusnya  tanah yang tercecer itu, kata Sodikin, harus dibersihkan jangan didiamkan. Karena jika diamkan sangat berbahaya bagi si pengendara sepeda motor. Mengingat kali yang berada di jalan tersebut tengah dalam pemasangan turap.

"Untung tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Soalnya disitu ada air kali naik dan luber ke jalan, sehingga membasahi tanah merah," kata Sodikin.

Pantauan RMOLJakarta, beberapa kendaraan roda dua kerap mengalami tergelincir, saat melintas di  jalan itu.

Pemandangan serupa terjadi dari arah Kemayoran menuju Jalan RE Martadinata atau sebaliknya dipenuhi tanah merah yang mengotori dan melimpas ke jalan, sampai puteran yang berada di dekat Pengadilan Negeri Jakarta Utara. [prs]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Salaman

Salaman

RABU, 22 NOVEMBER 2017 , 16:38:00