RMOLJAKARTA

Home

Share |
Ada Jentik Nyamuk di Rumah, Warga Jaksel Bakal Disanksi Pohon
Senin, 30 November 2015 , 11:33:00 WIB
Laporan:

ISTT
  

RMOL. Walikota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi, bakal memberikan sanksi kepada warganya, bila di tempat tinggalnya masih ada jentik nyamuk.

Sanksi yang diberlakukan adalah membayar dengan 2-3 batang pohon, agar menimbulkan rasa malu bagi warga yang bersangkutan.

"Atau denda Rp10 ribu untuk mengisi kas RT," ujarnya, Senin (30/11).

Selain menimbulkan rasa malu, Tri menambahkan, aturan tersebut juga untuk menjaga kearifan lokal. Sehingga, tiap warga bertanggung jawab menjaga lingkungannya.

Berdasarkan data Sudin Kesehatan, kasus DBD di Jaksel pada Januari-18 November 2015, ada 1.174 kasus. Yang tertinggi di Kecamatan Jagakarsa 176 kasus, kemudian Kebayoran Lama 152 kasus, dan Cilandak 144 kasus.

"Kasus DBD ini akan bertambah, jika kita tidak waspada karena hujan/tidak hujan, maka jentik nyamuk cepat berkembang akan meningkat," bebernya.

Tri pun mengimbau, agar warga aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara membersihkan, menguras, dan mengubur (3M) secara rutin.

"Kalau menyemprot atau fogging, asap akan nempel semua di makanan, pakaian, dan lantai, jadi lengket. Jadi, lebih baik dengan 3M," pungkasnya. [tah]


Baca juga:
Lurah Sebut Perluasan Hotel Penyebab Maraknya Penyakit DBD
Warga Menteng Terjangkit DBD
Walikota Jaktim: Fogging Langkah Terakhir Atasi DBD
Ya Ampun, Penderita DBD di Jakarta Timur Capai 228 Orang
Cegah Penyakit DBD, Camat Jagakarsa Lakukan Bersih-Bersih


Komentar Pembaca

Kemenko Kemaritiman Ingin Implementasikan Jalan Raya Plastik





Berita Populer

Walikota Jaksel Temukan Makanan Mengandung Boraks Dan Formalin