RMOLJAKARTA

Home

Share |
Raperda Reklamasi Jakarta Jangan Asal Jadi
Senin, 28 Desember 2015 , 21:35:00 WIB
Laporan:

REKLAMASI/IST
  

RMOL. Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana detail tentang tata ruang wilayah pesisir pantai utara yang bersinggungan dengan Reklamasi saat ini sedang dibahas oleh Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta, Senin (28/12).

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi mengatakan, terkait dengan dua Raperda itu yakni Rencana Zonasi Wilayah Pesisir Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) dan Rencana Tata Ruang Wilayah kawasan strategis pantai utara (RTRW) dewan belum bisa memutuskan.

"Kita tidak ingin dua Raperda Reklamasi itu asal jadi, jadi  Raperda itu masih dalam pembahasan pasal demi pasal, kita (dewan.red) belum bisa memutuskan," kata Sanusi pada RMOLJakarta, Senin (28/12).

Sedangkan untuk enam pasal yang multi tafsir di Raperda tersebut Sanusi sedikit berkomentar.

"Untuk masalah denda bagi pengembang dan konstribusi pengembang belum kita bahas sampai sejauh itu, ini baru beberapa pasal," ujar Sanusi.

"Ya kalau dua Raperda ini sudah disyahkan artinya Reklamasi boleh dilakukan, itu amanat undang-undang," tambahnya.

Sebelumnya, Dua Raperda reklamasi tersebut menjadi polemik sejumlah fraksi di DPRD. Menurut Fraksi PDI-P Raperda tersebut masih butuh perbaikan karena ada beberapa pasal yang multisafir. Sementara Fraksi Gerindra berpendapat bahwa Reklamasi harus bersifat inklusif bukan eksklusif.

"Selama Reklamasi itu Pro Rakyat kita akan dukung tetapi jika pro pada pengusaha kita akan tolak," kata Anggota DPRD DKI William Yani yang juga anggota pansus Reklamasi beberapa waktu lalu.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) juga mengatakan, bahwa reklamasi itu adalah amanat UU dan sudah sesuai dengan kajian beberapa lembaga.

"Reklamasi itu amanat UU dan sudah sesuai dengan kajian dan penelitian dari sejumlah lembaga," jelas Ahok. [prs]


Baca juga:
Reklamasi Jakarta Bikin Hasil Tangkap Ikan Nelayan Anjlok
Proyek Reklamasi Jakarta Ancama Kehidupan Nelayan
Kata Pengamat, Reklamasi Jakarta Rusak Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan
Ahok Akui Teluk Jakarta Tercemar
KNTI Tantang Ahok Lakukan Gugatan Balik


Komentar Pembaca

Ahok Susun Sendiri Pledoinya





Berita Populer

Basuki 'Ahok' Kalah, Aqil Siradj Harus Mundur Dari Ketum PBNU
Hotman Bersedia Pimpin Upacara Potong Kuping Ruhut
CIA Beri Sinyal Bahaya Operasi Intelijen Cina Di Pilgub DKI