Ada 91 Titik Genangan Air Abadi di Jakarta Utara

Peristiwa  MINGGU, 10 JANUARI 2016 , 13:08:00 WIB

Ada 91 Titik Genangan Air Abadi di Jakarta Utara

Banjir/Ist

RMOL. Di Jakarta Utara masih ada sekitar 91 lokasi rawan genangan air abadi yang tersebar di enam kecamatan, sehingga masyarakat setempat meminta  Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi bekerja keras menghilangkannya agar tidak menimbulkan bencana bagi mereka.

 “Saya minta Walikota turun ke lapangan memeriksa sumber genangannya. Jangan hanya main tunjuk jari,” kata Koordinator Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Jakarta Utara M Sidik Dahlan, kepada RMOLJakarta, Minggu (10/1).

Dia menilai, Jakarta Utara layak mendapat perhatian lebih serius, karena kota ini adalah dataran rendah tempat bermuaranya berbagai sungai yang melintasi Ibu Kota, sehingga rawan diterjang banjir atau digenai air hujan maupun laut.

“Sekitar 60 persen wilayah ini di bawah permukaan air laut,” katanya tegas.

 Katanya, walikota yang bertugas di Jakarta Utara selalu gagal meniadakan kota ini dari genangan air. Ini menjadi catatan buruk karena mereka selalu gagal menjalankan amanah dari Gubernur DKI Jakarta yang ingin masyarakat Jakarta bebas dari persoalan genangan air apalagi banjir.

“Pola penanganan persoalan air ini hanya formalitas tanpa mencari dan membereskan sumber persoalannya.”

Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi mengaku selalu berupaya meniadakan genangan air ini dengan melibatkan komponen yang ada. “Dalam tiga bulan ini, kami menguras dan mengeruk saluran, gorong-gorong, serta kali,” tambahnya.

Rustam menjelaskan,  dia telah siagakan 98 unit pompa air di 35 titik di enam kecamatan.  (xta)


Komentar Pembaca
100 Advokat Laporkan Pemfitnah JK

100 Advokat Laporkan Pemfitnah JK

SENIN, 29 MEI 2017 , 19:00:00

BPK Melawan Balik KPK

BPK Melawan Balik KPK

SENIN, 29 MEI 2017 , 17:00:00

Rizieq Shihab Tersangka

Rizieq Shihab Tersangka

SENIN, 29 MEI 2017 , 15:00:00

Pawai Obor

Pawai Obor

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 00:44:00

Tamu Rusia

Tamu Rusia

SELASA, 23 MEI 2017 , 20:40:00

Kunjungi Korban Bom

Kunjungi Korban Bom

KAMIS, 25 MEI 2017 , 18:17:00