Saat Ingin Datangi Anaknya, Ayah Bocah SD Akui Sempat Dipukuli

Peristiwa  RABU, 13 JANUARI 2016 , 21:17:00 WIB

Saat Ingin Datangi Anaknya, Ayah Bocah SD Akui Sempat Dipukuli

purwanto/ist

RMOL. Purwanto, ayah bocah 12 tahun yang dianiaya oknum anggota Marinir di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan mengaku, sempat mengalami kekerasan fisik, saat hendak melihat anaknya yang sedang diinterogasi.

Menurut Purwanto, dirinya mendapatkan informasi dari teman sang anak berinisial F bahwa anaknya itu tengah diperiksa oleh anggota marinir.

"Dia bilang anak saya di dalam kawasan (Cilandak) itu sudah berdarah, saya kaget dan langsung ke sana, terus ditunjukin lokasi anak saya," ujar Purwanto saat konfrensi pers di Rumah Sakit Prikasih, Pondok Labu, Rabu (13/1).

Awalnya, Purwanto mengaku tidak mau masuk kawasan tersebut karena memang di situ merupakan wilayah tertentu.

"Saya lihat anak saya di dalam lagi diinterogasi. Ditanya kamu maling burung, gitu aja. Saya enggak tau, sepintas aja saya lihat anak saya. Di dalam itu ada yang megang selang air," paparnya.

Kata dia, introgasi berlangsung hingga pukul 05.00 WIB, saat itu Purwanto mengaku sempat mengalami kekerasan fisik ketika hendak memasuki wilayah itu.

"Sampai pukul 05.00 WIB ada macam-macam pertanyaan. Saat masuk ke dalam saya dipukuli karena saya masuk wilayahnya yang terbatas, di situ kan masuk harus punya izin, saya terima dapet tendangan pukulan, saya terima. Saya enggak melawan, tujuan karena lihat anak saya," katanya.

Purwanto mengatakan, kalau dirinya ditendang dua kali di bagian dada serta tiga kali sabetan di bagian punggung oleh oknum yang menggunakan seragam.

Ia mengaku, kalau hanya mendengar anaknya diintrogasi serta disika oleh beberapa oknum. Namun, ia sendiri tidak bisa berbuat apa-apa untuk menolong sang anak.

"Enggak lihat langsung, tapi saya dengar jarak satu meter. Waktu masuk dia sudah telanjang, saya masuk bibir sudah luka," tutupnya. [prs]

Komentar Pembaca