Ahok Tunda Pembangunan LRT Timur-Barat

Peristiwa  SABTU, 16 JANUARI 2016 , 09:05:00 WIB

Ahok Tunda Pembangunan LRT Timur-Barat

ilustrasi LRT/ist

RMOL. Pemrov DKI menunda pembangunan light rail transit (LRT) timur-barat. Kepastian ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya penundaan tersebut untuk menghindari adanya tumpang tindih pekerjaan, mengingat pemerintah pusat juga akan membangun kereta api cepat Jakarta-Bandung.

"Sekarang timur-barat LRT kami. Karena bulan Juni-Juli akan ada kereta api cepat, kami enggak ingin ada overlapping," ujar Basuki di Balai Kota DKI Jakarta seusai rapat dengan Presiden Joko Widodo, Jumat (15/1).

Basuki mengatakan, pada prinsipnya Jokowi menginginkan agar semua transportasi berbasis rel saling terhubung dan DKI Jakarta sebagai tulang punggung transportasi berbasis rel.

"Fungsi LRT kan feeder. Nah, saya sudah lapor Presiden. Prinsipnya Presiden kan, semua kereta mesti terhubung, dan di DKI Jakarta kan tulang punggungnya transportasi berbasis rel," ucapnya.

Penundaan pembangunan LRT yakni untuk koridor Kelapa Gading-Kebayoran Lama. Terlebih lagi, sebanyak sembilan stasiunnya berimpitan juga dengan pembangunan MRT.

"Sementara untuk menyelesaikan MRT, kami butuh membangun 16 tol dalam kota, terutama yang dua, Tol Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang," katanya.

Sebelumnya, Basuki mengejar pembangunan LRT untuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang. Sementara untuk LRT yang dibangun oleh Adhi Karya tetap dilanjutkan.

"Tetap ada jalan, kan ada yang dari Adhi Karya. Kami akan kejar yang Bandara-Kampung Bandan," ujarnya. [zul]


Komentar Pembaca
Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

Dipo Moa Pejagalan Dibangun Taman

JUM'AT, 07 FEBRUARI 2020 , 14:33:00

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

Jenazah Gus Sholah Menuju Ponpes Tebuireng

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 , 09:21:00

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

Edhy Prabowo Kunjungi Rachmawati Soekarnoputri

JUM'AT, 14 FEBRUARI 2020 , 10:50:00