RMOLJAKARTA

Home

Share |
510 PKL Akhirnya Resmi Mangkal di Gang Laler
Sabtu, 16 Januari 2016 , 11:49:00 WIB

KONDISI GANG LALER SEBELUM DITATA/IST
  

RMOL. Sebanyak 510 pedagang kaki lima (PKL) dari Jalan Jiung dan Masjid Akbar akhirnya resmi berjualan di kawasan eks Gang Laler, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebanyak dari mereka adalah para PKL makanan dan pakaian.

Menurut Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, lokasi tersebut memang belum sepenuhnya rapi. Masih perlu perbaikan dibeberapa titik. Ia berjanji akan melakukan pembenahan secara bertahap, agar lokasi tersebut bisa menarik banyak pengunjung.

"Kita mau revitalisasi saluran sekelilingnya, agar bisa berfungsi normal,saat ini masih banyak material dalam saluran tersebut," ujarnya, Sabtu (16/1).

Dari 510 PKL yang sudah bergabung,lanjutnya, 80 persennya berasal dari Masjid Akbar‎ dan sisanya dari Jalan Jiung. Saat ini sudah terbangun lapak 2 x 2 meter sebanyak 200 unit dan lapak ukuran 3 x 3 meter sebanyak 20 unit.

"Yang lapak 2 x 2 meter diperuntukkan bagi PKL non kuliner atau multiproduk, sedangkan ukuran 3 x 3 meter bagi PKL kuliner," katanya,

Selain itu, terang Mangara, saat ini dilokasi sedang dilakukan pembangunan masjid yang dapat dipergunakan bagi pedagang dan juga masyarakat sekitar.

"Untuk biaya listrik mereka tanggung sendiri, nanti akan dikenakan restribusi harian autodebet setelah penataan dilakukan secara teratur," pungkas Manggara. [zul]


Baca juga:
Istri Pelaku Bom Sarinah Tahunya Sang Suami Kerja Sebagai Sopir Angkot
Teror Bom Juga Terjadi di Afrika Barat, 20 Orang Tewas
Tewaskan 20 Orang, Teror Bom di Afrika Barat Dilakukan Alqaeda
Intelijen Dinilai Gagap, Tahu Bakal Ada Teror Tapi Tak Mencegah
Percepat Pembangunan 6 Ruas Tol, Ahok Minta Pembebasan Lahan Diserahkan ke DKI


Komentar Pembaca

Ongkos Ibadah Haji Setiap Tahun Naik Terus





Berita Populer

Wali Kota Bekasi Beri Reward Pada Peraih PBB Terbanyak
Februari 2017, Utang Indonesia Bertambah Rp122,6 Triliun
Tingkatkan Potensi UKM, Ralali.Com Gandeng Dinas Koperasi Dan KUMKMP DKI