Proyek Pembangunan Pipa Gas Negara Bahayakan Pengguna Jalan Plumpang Semper

Peristiwa  SENIN, 18 JANUARI 2016 , 09:52:00 WIB | LAPORAN:

Proyek Pembangunan Pipa Gas Negara Bahayakan Pengguna Jalan Plumpang Semper

Proyek Pipa Gas Negara/Dody Pranowo

RMOL. Proyek pembangunan pipa gas yang tengah dikerjakan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Jalan Plumpang Semper, Koja, Jakarta Utara, mengganggu kenyamanan anggota masyarakat, karena merusak jalan, sehingga menimbulkan macet serta rawan mendatangkan kecelakaan lalu lintas.

Menurut saksi Sumarno,anggota masyarakat, kepada RMOLJakarta, Senin (18/1), di lokasi, dia hampir setiap hari macet ketika berkendara di jalan itu karena lubang galian proyek mempersempit badan jalan dan tanahnya bikin kotor aspal.

"Pekerjanya tidak mau memperbaiki galian-galian sehalus seperti semula,"tambah Sumarno.

Jalan yang berlubang bekas galian, katanya, sering menimbulkan kecelakaan lalu lintas khususnya pengendara sepeda motor, apalagi di kala hujan. "Lubang galian tertutup air, sehingga menjebak pengendara,"katanya.

Masalah ini sudah sering dikeluhkan anggota masyarakat, namun aparatur pemerintah setempat yang bertugas melayani masyarakat, tak juga peka dengan hal ini.

“Saya juga heran Pak Walikota Jakarta Utara tidak bertindak atas kerusakan yang ditimbulkan dari proyek itu,” katanya.

"Mungkin Pak Walikotanya hanya duduk di kursi kantor. Dia kagak pernah turun ke lapangan," tambah anggota masyarakat lainnya geram.

Wakil Walikota Jakarta Utara Wahyu Haryadi mengaku berulang kali meminta PGN untuk bersama-sama menggelar rapat dan musyawarah menyelesaikan masalah itu.

“Pengawasan atas proyek dan kerusakan jalan dan saluran itu ada di Dinas Bina Marga DKI,” katanya berkilah.

Dia menambahkan, yang harus mengawasi proyek itu sebenarnya Dinas Bina Marga DKI, karena izin galian ada di situ. “Tapi kami juga berupaya agar proyek itu segera diselesaikan dan infrastruktur yang rusak segera diperbaiki kembali,” katanya.

Salah seorang pekerja yang ditemui di lokasi mengatakan, proyek itu sudah berlansung sejak enam bulan lalu. "Soal dampak dari proyek ini silahkan tanyakan saja langsung ke kantor pusat. Saya akan perbaiki kerusakan ini ,” kata Yanto (43), salah seorang pekerja. [xta]


Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN