RMOLJAKARTA

Home

Share |
Kata Walikota, Pemukian di Tambora Tak Layak Huni
Rabu, 20 Januari 2016 , 18:52:00 WIB

KAWASAN TAMBORA YANG RAWAN KEBAKARAN/IST
  

RMOL. Kebakaran yang kerap terjadi di wilayah Tambora, Jakarta Barat belum bisa ditemukan solusinya hingga saat ini.

Padatnya pemukiman menjadi penyebab seringnya si jago merah mengamuk di wilayah dengan penduduk terpadat se-Asia Tenggara ini.

Terakhir, api menghanguskan 20 rumah kontrakan serta merenggut nyawa satu keluarga yang terdiri dari empat orang di RT 05/02 Kelurahan Jembatan Besi pada Selasa (19/1) dini hari.

Penyebabnya, hubungan arus pendek listrik dari salah satu rumah sehingga kobaran api menjalar ke bangunan lain.

"Hunian di kawasan Jembatan Besi dan wilayah Tambora pada umumnya kurang layak. Selain karena kepadatannya, di sini juga banyak hunian yang dijadikan tempat usaha konveksi. Jika tidak hati-hati, kebakaran bisa mengancam kapan saja. Selama ini penyebab kebakaran di permukiman padat penduduk didominasi hubungan arus pendek listrik/korsleting," ujar Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, Rabu (20/1).

Menurutnya, selain rawan kebakaran, upaya pemadaman di kawasan padat hunian juga sulit. Akses yang sempit dijangkau armada pemadam dan padatnya hunian seringkali meyebabkan bangunan yang terbakar mencapai puluhan, bahkan ratusan rumah.

Padahal, lanjut Anas, selama ini berbagai upaya penanggulangan kebakaran telah dilakukan, seperti sosialisasi dan pembinaan pencegahan kebakaran kepada warga.

"Sebetulnya di tiap RW sudah ada relawan yang telah diberikan pelatihan dan alat pemadam. Tapi, namanya musibah bisa saja terjadi. Apalagi kejadiannya malam hari, waktunya orang tidur. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak menggunakan instalasi listrik ilegal atau yang tidak standar. Jangan mencuri listrik atau ambil kabel sembarangan," tandasnya. [prs]


Baca juga:
Korban Kebakaran Tambora Bakal Dipindahkan Ahok ke Apartemen
Sudah Kelewat Padat, Ahok Bakal Relokasi Warga Tambora ke Rusunawa
Satu Keluarga Tewas Terpanggang Sambil Berpelekukan
Waspada, Jelang Tahun Baru Makanan Tak Layak Konsumsi Marak Beredar
Polisi Bekuk Bandar Sabu 2 Wanita Pemandu Lagu di Tambora


Komentar Pembaca

Kemenko Kemaritiman Ingin Implementasikan Jalan Raya Plastik





Berita Populer