Masih Marak Berjualan di Pinggir Jalan, Walikota Jaktim Dinilai Gagal Tertibkan PKL

Jakarta Timur  KAMIS, 04 FEBRUARI 2016 , 23:55:00 WIB | LAPORAN: H. SULIMAN PAKPAHAN

Masih Marak Berjualan di Pinggir Jalan, Walikota Jaktim Dinilai Gagal Tertibkan PKL

walikota jaktim/ist

RMOL. Walikota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana dinilai oleh warga gagal dalam menertibkan para pedagang kaki lima (PKL) di wilayahnya.

Pasalnya, sampai saat ini, masih banyak PKL yang dengan mudahnya berjualan di pinggir jalan dan trotoar terutama di sepanjang Jalan Raya Bogor, depan Pasar Kramatjati.

Belum lagi keberadaan mereka itu kerap menimbulkan kemacetan lalu lintas dan kesemrawutan.

Salah Satu pegawai Mal PGC Yani (35) mengaku, dirinya sangat kesal setiap melintas di Jalan Raya Bogor, yang kerap macet karena kehadiran para PKL berjualan seenaknya saja.

"Kesal saya bang, setiap lewat situ kita selalu terjebak macet, padahal kantor Kecamatan Kramat Jati dekat dari para pedagang yang berjualan, memang baru-baru ini ada penertiban tapi hanya iklan doang," ketusnya Kepada RMOLJakarta, Kamis (4/2).

Ditambahkan Yani, selain kemacetan, sampah yang dibuang oleh PKL juga sangat menggangu pengguna jalan. Pasalnya, sampah tersebut mengeluarkan aroma yang busuk dan menjijikkan.

Hal senada juga dikatakan Sabar (25), Mahasiswa salah satu Universitas Swasta di Jakarta. Menurutnya, saat pagi hari kondisi di kondisi Jalan Raya Bogor, Kramat Jati kerap macet dan menimbulkan aroma busuk dan amis dipagi hari.

"Dari saya kecil memang jalan ini kemacetannya parah sekali bang. Biasanya itu gara-gara banyak PKL yang jualan dipinggir jalan. Saya juga bingung kenapa tidak ditertibkan sampai tuntas," ketusnya.

Sabar pun mengaku bingung, kenapa PKL masih bisa berjualan dengan bebas di wilayah itu. Padahal menurutnya sudah ada papan larangan untuk berjualan.

Karenanya, ia menduga bahwa ada oknum yang sengaja membiarkan PKL tersebut bisa berjualan disitu. Bahkan ia tak segan menuding adanya setoran dari PKL untuk oknum nakal agar dapat berjualan.

"Mana mungkin berjualan disitu gak ada pungutan, logika aja bang. Kalau gak ada pungutan pasti sudah ditertibkan dari dulu. Saya yakun setorannya besar sehingga aman," katanya.

Sebelumnya, Walikota Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Musyawardana bersama Camat Kramat Jati Melakukan Penertiban dan Penyemprotan Karbon di sepanjang jalan Raya Bogor, Kramat Jati dimana bahu dan trotoar setiap sore hingga pagi dijadikan lapak PKL. Namun penyemprotan tidak efektif dan penertiban hanya Asal Bapak Senang (ABS). [prs]
Tak Perlu Sahur On The Road

Tak Perlu Sahur On The Road

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 21:00:00

Ahok Tetap Digaji Negara

Ahok Tetap Digaji Negara

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 19:00:00

Baznas Luncurkan Seribu Buku

Baznas Luncurkan Seribu Buku

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 17:00:00

Survei Nasional

Survei Nasional

JUM'AT, 19 MEI 2017 , 15:33:00

Tamu Rusia

Tamu Rusia

SELASA, 23 MEI 2017 , 20:40:00

Kunjungi Korban Bom

Kunjungi Korban Bom

KAMIS, 25 MEI 2017 , 18:17:00