Normalisasi Saluran Penghubung di Sunter Mangkrak Ditinggal Pemborong

Jakarta Utara  RABU, 23 MARET 2016 , 07:34:00 WIB | LAPORAN: DODY PRANOWO

Normalisasi Saluran Penghubung di Sunter Mangkrak Ditinggal Pemborong

normalisasi saluran air yang mangkrak/dodi/rmoljakarta

RMOL. Warga RW 07 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengeluhkan kinerja Sudin Tata Air setempat yang tidak tegas menindak pemborong atau pelaksana proyek normalisasi Saluran Penghubung di sepanjang Jl Agung Perkasa 7.

Sebab sejak dua bulan lalu, normalisasi itu tidak tuntas, bahkan sejumlah bahan material sengaja ditinggal di diletakkan di pinggir jalan.

"Kami mendesak Sudin PU Tata Air, Pemkot Jakarta Utara untuk segera menyelesaikan pekerjaan normalisasi saluran itu dan menindak tegas pemborong yang sebelumnya sudah mengerjakan proyek itu. Sebab kami warga yang dirugikan," kata Supri (45), salah seorang warga, Selasa (22/3).

Menurut Supri, jika tidak segera dilakukan normalisasi, warga khawatir  pemukiman warga akan menjadi langganan banjir terutama saat hujan deras.

Sebab beberapa waktu lalu saat hujan deras kawasan tersebut banjir dengan ketinggian air antara 50 hingga 70 cm dan membuat aktivitas warga terganggu.

Supri menambahkan normalisasi saluran PHB itu mangkrak sejak dua bulan lalu ditinggal rekanan Sudin PU Tata Air, akibatnya air sulit mengalir ke muara karena saluran belum selesai dikerjakan.

"Kami minta pengerjaan normalisasi saluran PHB sepanjang kurang lebih 700 meter ini segera diselesaikan. Sebab jika tidak wilayah kami akan menjadi langganan banjir," terang Supri.

Sementara itu Lurah Sunter Agung, Andi Dirham mengaku kecewa melihat normalisasi saluran PHB yang dinilai asal-asalan dan ditinggalkan oleh rekanan Sudin PU Tata air.

"Banyak pengaduan warga lantaran menimbulkan genangan dan banjir dimana-mana terutama saat hujan turun," katanya.

Pihaknya kata dia, sudah melaporkan ke Kasie PU Tata Air kecamatan. Bahkan telah bersurat supaya pekerjaannya diselesaikan.

"Saya berharap mudah-mudahan saluran ini segera dilakukan pengerukan sebelum banjir kian parah," ujarnya. [prs]

Komentar Pembaca
Sumber Kegaduhan Di Indonesia

Sumber Kegaduhan Di Indonesia

SELASA, 23 MEI 2017 , 17:00:00

BNN Harus Segera Periksa Ahok

BNN Harus Segera Periksa Ahok

SELASA, 23 MEI 2017 , 15:00:00

Alasan Ahok Batal Banding

Alasan Ahok Batal Banding

SELASA, 23 MEI 2017 , 13:00:00

Survei Nasional

Survei Nasional

JUM'AT, 19 MEI 2017 , 15:33:00

Diperiksa Ditreskrimsus

Diperiksa Ditreskrimsus

SELASA, 16 MEI 2017 , 22:40:00

Tanam Pohon

Tanam Pohon

SELASA, 16 MEI 2017 , 16:16:00