Lantai SMKN 61 di Pulau Tidung Ambruk, 2 Guru Jadi Korban

Kepulauan Seribu  KAMIS, 24 MARET 2016 , 01:38:00 WIB | LAPORAN: DODY PRANOWO

RMOL. Lantai ruang Perpustakaan, milik SMKN 61, Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, ambruk.

Dalam musibah itu dua orang guru mengalami luka cukup parah dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Ambrolnya lantai gedung  sekolah yang dibangun sejak 2007 ini dikarenakan khawalitas matrialnya kurang bagus, sehingga saat ada beban berat tidak kuat menahannya.

"Gedung SMKN 61 berbentuk panggung, lantai langsung amblas  ke bawah, diduga cornya asal-asalan. Selain itu karena termakan usia," ungkap Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo, Rabu (23/3).

Menurut Bupati, musibah ambruknya lantai bangunan itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu Wawan (32) yang merupakan  guru Nautika Penangkap Ikan dan Agribisnis Perikanan, bersama 8 murid tengah berada di ruang perpustakaan sedang mencari buku.  

Kemungkinan bangunan tak kuat menahan beban berat dan akhirnya lantai tersebut langsung ambruk.

"Saat lantai ambrol Wawan dan Yukapi kebetulan tengah berada di diatas lantainya, sehingga mereka langsung terperosot masuk kedalam lubang dan tertimpa tembok serta lemari," terang Budi Utomo.  

Diungkapkan Bupati, pada tahun 2010  gedung tersebut hanya dilakukan rehap kecil seperti pengecakan dan penambalan tembok yang terkelupas.

Bahkan. Pada tahun 2015, pihaknya mengusulkan agar bangunan sekolah itu dilakukan rehap total. Tapi Dinas Pendidikan DKI Jakarta malah membangun asrama bagi para pelajar.

"Asrama yang ada aja tidak dimanfaatkan, tapi malah kembali membangun asrama baru. Makanya saya sudah melayangkan surat kepada Gubernur DKI Jakarta agar bangunan ini di audit," tegas Bupati dengan nada kesal.  

Sementara itu, Khairus Saleh, salah seorang guru SMKN 61 mengatakan, sebelumnya kondisi lantai yang berada di ruang perpustakaan tersebut ambruk kondisinya biasa saja dan tidak ada tanda-tanda kerusakan.

"Kondisi keramik di ruangan itu tidak terlihat retak atau menunjukkan hal-hal mencurigaka. Namun, saat ada beberapa orang berada diatas lantai tersebut, tiba-tiba saja jadi amblas," katanya. [prs]

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

KAMIS, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

KAMIS, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

Ada Niat Buruk Di Pansus KPK

RABU, 26 JULI 2017 , 23:00:00