Sandiaga Tak Setuju Pemprov DKI Punya Saham di Perusahaan Bir

Polhukam  KAMIS, 26 MEI 2016 , 20:38:00 WIB | LAPORAN:

Sandiaga Tak Setuju Pemprov DKI Punya Saham di Perusahaan Bir
RMOL. Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan dirinya tidak sepakat dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait bir dengan kadar alkohol dibawah 5 persen bukanlah minuman keras (miras).

Sandiaga menduga, pernyataan Ahok tersebut lantaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempunyai Saham di salah satu perusahaan yang memproduksi bir.

‎"Jadi saya enggak tahu, ini apakah Pemprov DKI punya saham di perusahaan bir. Jangan dicampur-campurin antara kepentingan sebagai pemilik saham di perusahaan bir dengan definisi miras atau enggak. Itu salah," ujar Sandiaga di Jakarta, Kamis (26/5).

Selain itu, ia juga tidak sepakat apabila Pemprov DKI Jakarta mempunyai atau pun menaruh sebagian saham di perusahaan bir karena nantinya akan mempengaruhi kebijakan tentang larangan miras.

‎"Jangan dibawa ke sana (kadar alkohol). Ke ahlinya saja. Saya enggak setuju kalau Pemprov punya saham di perusahaan bir‎," tandasnya.

Sebelumya diketahui, Gubernur Ahok‎ menginginkan minuman beralkohol jenis bir bisa dikonsumsi dan diperjual belikan di mini market di wilayah Jakarta.

"Kalau memang Perda-nya ngomong masih boleh (tapi) dibatasi, ya boleh. Yang penting yang belinya kita awasi. Yang penting anak-anak enggak minum. Bir itu di bawah lima persen, bukan miras," kata Ahok. [prs]

Komentar Pembaca