Megawati Marah Karena Banyak Isu SARA

 RABU, 21 SEPTEMBER 2016 , 11:44:00 WIB | LAPORAN:

Megawati Marah Karena Banyak Isu SARA

Megawati / NET

RMOL. Calon petahana gubernur DKI Ahok mengatakan, Ketua Umum PDIP Megawati marah melihat kondisi politik di Jakarta.

Hal itu terkait adanya seruan jangan memilih pemimpin karena melihat dari etnisnya. Mega, kata Ahok, mengatakan itu jelas mengusik Pancasila karena berunsur Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan atau SARA.

Menurut pengakuan Ahok, Megawati berharap dia bisa menerapkan Dasa Prasetya PDIP, yang merupakan arah umum perjuangan PDIP, dalam menerapkan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Sesuai apa yang diinginkan pendiri bangsa Soekarno.

Dimana Dasa Prasetya berisi sepuluh butir pemikiran kebangsaan mengenai usaha pemberdayaan dan pemerataan kesejahteraan Rakyat. Salah satu poinnya, yakni menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945, serta menjaga kebhinekaan bangsa.

"Kalau Bu Mega kan jelas. Di dalam konsep Bu Mega, Bung Karno kan ingin Pancasila benar-benar dijalankan," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (21/9).

Pada kegiatan "Tausyiah dan Doa untuk Gubernur DKI Muslim", Imam Besar Front Pembela Islam Muhammad Rizieq Shihab, sempat memberikan seruan agar ribuan jemaah yang hadir tidak memilih pemimpin yang bukan muslim.

Rizieq berpendapat banyak sosok yang memiliki kemampuan yang baik untuk memimpin Jakarta, seperti Yusril Ihza Mahendra, dan Sandiaga Uno. [awr]

Komentar Pembaca
Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00