Demokrat: Survei Harus Obyektif, Tidak Menggiring

Polhukam  KAMIS, 20 OKTOBER 2016 , 10:01:00 WIB | LAPORAN:

Demokrat: Survei Harus Obyektif, Tidak Menggiring
RMOL. Ketua DPP Divisi Pengabdian Masyarakat dan Program Pro-Rakyat Partai Demokrat, Herman Khaeron menyoroti lembaga survei Charta Politika yang dinilai cenderung menggiring opini untuk memilih petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Anggota DPR RI itu mengatakan, semestinya lembaga survei menjaga obyektifitasnya. Bukan malah berpihak kepada calon tertentu.

"Lembaga-lembaga survei melihat bagaimana kecenderungan pemilih itu dengan obyektif," kata Herman kepada rmoljakarta, Kamis (20/10).

Memang, kata dia, ada indikasi bahwa para surveyor itu menggiring ke arah calon tertentu. Tetapi, boleh jadi itu merupakan strategi mereka.

"Lebih baik sebetulnya karena ini adalah informasi publik dan kelak akan di launching, semestinya berbagai informasi yang menjadi konsumsi publik, ya harus koridornya obyektif dan menjaga netralitas," tegasnya.

Dengan keobyektifan dan netralitas lembaga survei, kata dia, masyarakat akhirnya betul-betul terdidik dalam sebuah demokrasi yang sehat, demokrasi yang betul-betul mendidik ke arah yang sebenarnya.

Menurutnya, survei yang dilakukan Charta Politika menggiring opini untuk memilih salah satu calon, jika hanya untuk informasi internal, hal itu tidak ada masalah. (Baca: Catat! PDIP Tidak Pakai Charta Politika)

"Tapi kalau untuk informasi publik, menurut saya jauh dari pada etika. Karena etika informasi publik adalah obyektifitas terhadap hasil yang disodorkan menjadi informasi publik," tandasnya. [ipk]

Komentar Pembaca