Spanduk Dukungan Ahok di JPO Langgar Peraturan Daerah

Peristiwa  RABU, 02 NOVEMBER 2016 , 14:35:00 WIB | LAPORAN:

Spanduk Dukungan Ahok di JPO Langgar Peraturan Daerah

Spanduk dukungan Ahok / RMOLJakarta

RMOL. Sejumlah spanduk dukungan terhadap petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertebaran di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), di Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (2/11).

Salah satunya, mirip dengan pesan yang disampaikan dalam sebuah pamplet di peringatan hari santri oleh Nahdliyin Jakarta dan Relawan Nusantara, 21 Oktober lalu.

Dalam sebuah spanduk, terdapat tulisan yang berbunyi, "Tidak penting apa pun agama atau sukumu. Kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu."

Tepat di samping kanan spanduk, terdapat foto tokoh besar Nahdatul Ulama (NU), yang juga Presiden RI ke-4, Abdurahman Wahid (Gus Dur).

Hal yang sama disematkan di bagian penutup pamplet saat acara hari santri di Wisma Antara.

Selain spanduk Gus Dur, berbagai spanduk lainnya berukuran 5x1,5 meter, tampak menghiasi kawasan tersebut.

"Islam Adalah Agama Yang Damai, Yang Mengajak Kepada Perdamaian," tulis spanduk lain yang mudah terlihat pengendara jalan raya di bawah JPO.

Tak ketinggalan, spanduk berisi pesan yang dikaitlan dengan Presiden RI Soekarno bertuliskan, "Bangunlah suatu dunia, dimana semuanya bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan."

Atau spanduk lainnya, "Kampanye dengan Mengumbar Isu Suku, Agama, dan Ras itu Tidak Cerdas".

Meski bermuatan ajakan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun hal tersebut bertentangan dengan Peraturan Daerah Jakarta Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Apalagi sebelumnya, Gubernur Jakarta non-aktif, Ahok sempat mengatakan agar spanduk dan reklame tidak lagi menutupi area di sekitar JPO.

Sebab, iklan yang menutupi JPO berpotensi menyebabkan spanduk menjadi penahan angin.

"Kita akan segera audit secara bertahap. Semua iklan di JPO akan dihapus. JPO gak boleh ditutupin (spanduk atau reklame) karena kalau kena angin gak ada (celah) lubang di spanduknya," kata Ahok 25 September lalu.

Salah satu solusinya, Ahok berencana mengganti semua bentuk spanduk dan reklame menjadi bentuk LED (Light Emirting Diode).

"Sedang kita dorong ke LED," janji Ahok saat itu.

Sementara Ahok sendiri belum memberikan penjelasan soal adanya spanduk dukungan terhadap dirinya yang 'berserakan' di JPO. [ipk]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00