Kader Posyandu Lansia Minta Alat Timbang Ke Djarot

 SELASA, 08 NOVEMBER 2016 , 18:32:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kader Posyandu Lansia Minta Alat Timbang Ke Djarot

Djarot / ist

RMOL. Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat melakukan kegiatan kampanye ke Sekretariat RT 03/RW 04, Jalan Pal Putih Raya, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/11).

Puluhan warga telah menunggu kedatangan Djarot di tempat yang juga dijadikan sebagai Posyandu Lansia Kemuning.

Setibanya di lokasi, mantan Walikota Blitar ini langsung berbincang-bincang, mendengarkan keluhan warga juga mencatatnya, untuk menjadi masukan baginya dan pasangannya di Pilgub DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ketika kembali aktif menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.

Seorang kader Posyandu Lansia, Mila windrawati (36), meminta alat timbangan untuk lansia sebanyak delapan unit.

"Butuh delapan alat timbangan untuk lansia, Pak," kata Mila.

Mendengar hal itu, Djarot terkejut. "Kok banyak benar. Enggak bisa satu ya? Pakainya gantian gitu," lata Djarot.

Mila menerangkan di Kelurahan Kramat ada delapam posyandu lansia dan semuanya aktif dalam melayani kesehatan para lansia. Seringkali penimbangan lansia dilakukan berbarengan hari dan tanggalnya, sehingga tidak bisa digunakan secara bergantian.

"Kelurahan Kramat itu kan ada delapan RW. Masing-masing RW ada satu posyandu lansia. Biasanya penimbangan lansia dilakukan setiap tanggal 1-15. Makanya enggak mungkin hanya satu," jelas Mila pada Djarot.

Menurut Mila, penimbangan lansia itu penting karena dapat mengecek kestabilan kesehatan lansia normal atau tidaknya melalui tinggi badan, berat badan dan usia.

"Nanti kalau dikasih satu-satu ada yang merawatnya enggak. Kalau timbangan kan besar ya. Takutnya enggak dirawat, dianggurin begitu saja. Lalu rusak. kan sayang," ucap Djarot.

"Pasti dirawat Pak. Kan ditaruhnya dirumah kader. Ini untuk kepentingan bersama. Kan ada buku inventaris peralatan," terang Mila.

"Oke, nanti dikasih. Yang penting dirawat timbangannya loh," kata Djarot. [awr]

Komentar Pembaca