Bahas Kelanjutan Reklamasi, Plt Gubernur Temui Luhut

 SELASA, 06 DESEMBER 2016 , 00:22:00 WIB | LAPORAN:

Bahas Kelanjutan Reklamasi, Plt Gubernur Temui Luhut
RMOL. Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menemui Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Pertemuan tersebut membahas kelanjutan reklamasi di Teluk Jakarta.

"Saya konsultasi saja untuk design, terutama untuk meneruskan, melanjutkan program yang ada khususnya design di pulau G, di pulau lainnya," kata Sumarsono di Kantor Kementerian Maritim, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/12).

Dalam pertemuan tersebut, pria yang akrab dipanggil Soni itu juga mengaku membahas soal Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Saat ini proses Amdal tersebut masih dalam penggodokan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

"G dan C di kawasan Jakarta Utara ini termasuk di dalamnya adalah mengevaluasi progres Amdal. Sekarang sedang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup termasuk design yang dilakukan Bapennas," tutur Sumarsono.

"Jadi intinya memang semua tidak ada masalah, cuma mulainya kapan tugas pemerintah DKI, khususnya pemanfaatan pulau-pulau tersebut. Kan ada peran juga yang dimainkan tidak semua pusat tapi ada juga pemerintah DKI," imbuhnya.

Sumarsono mengatakan dalam pertemuan yang berlangsung satu jam itu membahas pelaksanaan tugas pihak terkait. Menurutnya, DKI Jakarta memiliki andil pengelolaan pulau reklamasi tersebut.

"Sebenarnya hasil konsultasinya, kan ada tugas-tugas yang harus dilaksanakan masing-masing pihak. Pemerintah DKI kan nanti ada porsi dari pulau reklamasi. Pada hakikatnya pulau reklamasi kan milik negara. Sebagian dari hasil itu mesti milik, diserahkan ke DKI. Mau 15 persen, mau 30 persen harus dikelola. Ini kan harus ada kesepakatan," jelas Soni yang juga menjabat sebagai Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri itu.

Sebelumnya Soni sendiri tidak mempermasalahkan pro-kontra yang selama ini hadir terutama dari masyarakat pesisir dan aktivis lingkungan.

"Yang pro dan kontra bermasalah tidak berarti harus kemudian dibiarkan ditinggal. Jangan meninggalkan suatu masalah, itu bom waktu," kata Soni di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/11).[prs]



Komentar Pembaca