Kata Rachmawati, Amandemen Megawati Penyebab Konstitusi Negara Berubah

Polhukam  RABU, 07 DESEMBER 2016 , 21:27:00 WIB | LAPORAN:

Kata Rachmawati, Amandemen Megawati Penyebab Konstitusi Negara Berubah
RMOL. Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri mengungkapkan alasannya meminta Undang-Undang Dasar 1945 dikembalikan ke posisi awal sebelum diamandemen.

Menurut Rachmawati, akibat amandemen yang diteken Presiden RI ke lima Megawati Soekarnoputri yang juga kakaknya, konstitusi negara berubah dari yang dahulu didekritkan Presiden RI Soekarno.

"Saya lihat bahwa akibat dari amandemen yang dilakukan tahun 2002 yang ditandatangani oleh Megawati, itu mengubah sifat konstitusi kita yang didekritkan oleh Presiden Soekarno tahun 1959," kata Rachmawati
dalam jumpa pers di kediamannya di Jalan Jati Padang Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/12).

Konstitusi negara, dianggap dia, telah berubah menjadi kapitalis dan liberal.

"Terutama Pasal 33, jadi menghilangkan aspek dari keadilan sosial sehingga akibatnya seperti ini dan produk sekarang ya jadi liberal kapitalistik," kata Rachmawati.

Rachmawati menyebut Indonesia yang punya utang hingga Rp 4.000 triliunan sebagai contoh kasus. Seharusnya, lanjut Rachmawati, negara bisa melakukan Trisakti, dalam artian mandiri secara ekonomi.

"Saya prihatin, ini ada ribuan buruh asing ke sini, investasi asing. Saya mendapat juga gambaran (dari) Pangdam Jaya, dari Sabang sampai Merauke itu dipenuhi bendera-bendera asing, (itu) sudah melampaui batas," kata Rachmawati.

Ia juga menyinggung kasus megakorupsi BLBI yang seolah tidak disentuh oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Pemerintahan kita ini setiap tahun disedot angka Rp 60 triliun untuk membayar kepada obligor-obligor itu," kata Rachmawati.

Ia juga menyoroti masalah hukum yang berubah menjadi tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

"Masalah keadilan hukum, kesenjangan sosial, yang sudah begitu besar. Kesenjangan sosial diakibatkan oleh kapitalisme sehingga kita perlu kembali UUD 1945," kata Rachmawati.[prs]

Komentar Pembaca
Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00

Bersatu Dalam Keberagaman

Bersatu Dalam Keberagaman

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 09:08:00

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

Genangan Di Kamal Muara Rampung Disedot

RABU, 25 DESEMBER 2019 , 21:10:00