Mendagri: Pembangunan Indonesia Timur Belum Berdasarkan Kebutuhan Rakyat

Ekonomi  JUM'AT, 09 DESEMBER 2016 , 13:15:00 WIB

Mendagri: Pembangunan Indonesia Timur Belum Berdasarkan Kebutuhan Rakyat

Mendagri Tjahjo Kumolo/ist

RMOL. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, pola pembangunan di wilayah Indonesia Bagian Timur yang diterapkan belum seutuhnya berdasarkan kebutuhan masyarakat, sehingga percepatan pembangunan di wilayah tersebut masih jauh tertinggal dibandingkan wilayah lain di Indonesia yang telah menunjukan progres yang luar biasa.

Hal ini disampaikan Tjahjo saat mengisi diskusi yang digelar Pemprov Maluku dengan tema 'Tantangan Memimpin dan Membangun Maluku sebagai Provinsi dengan Wilayah Laut Terluas di Indonesia, Kamis (8/12) malam.

"Membangun di Maluku dengan membangun untuk Maluku itu berbeda. Yang saya cermati, keterlambatan karena konsepnya masih membangun di Maluku atau Papua, bukan untuk masyarakat Maluku atau Papua," jelas Tjahjo dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (9/12).

Guna mengatasi ketertinggalan yang ada, pemerintah lanjut dia, terus melakukan berbagai upaya dengan berbagai kebijakan strategis. Antara lain, membangun konektivitas nasional lewat kebijakan tol laut.

"Pengembangan ekonomi maritim dan kelautan juga menjadi titik fokus utama, khususnya di provinsi kepulauan. Jadi Maluku tidak bisa dibangun sendiri. Masa depan cukup bagus, tapi bagaimana membangun konektivitas dan sinergi," tutur Tjahjo.

Mengutip pidato Joko Widodo saat dilantik sebagai presiden 2014 lalu, Tjahjo menceritakan, ketika itu Jokowi menyatakan, seluruh lapisan masyarakat harus berjuang sekeras-kerasnya mengembalikan kejayaan sebagai negara maritim. Karena laut dan samudera merupakan masa depan Indoensia.

"Presiden mengatakan, selama ini kita cukup lama memunggungi laut dan samudera. Saatnya mengembalikan itu semua, sehingga motto jales veva jaya mahe sebagai semboyan nenek moyang di masa lalu, bisa kembali membahana," demikian kata Tjahjo.  [has/zul]



Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00