RMOLJAKARTA

Home

Share |
Menlu Siap Resmikan Sekolah PKPU-Indonesia untuk Rohingya
Selasa, 13 Desember 2016 , 17:52:00 WIB

MENTERI LUARNEGERI RI, RETNO MARSUDI SAAT BERKUNJUNG KE MYANMAR/HUMAS PKPU
  

RMOL. Kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia ke Myanmar  berdampak positif pada penguatan misi bantuan kemanusiaan Indonesia untuk pengungsi Rohingya.  Kabar ini disampaikan Tim Lembaga Kemanusian Nasioan PKPU, Muhammad Kaimuddin, di Yangon, Myanmar, Selasa (13/12).

Menurutnya, setelah melalui rangkaian pembicaraan yang berlangsung dengan penasehat Negara Aung San Su Kyi pada Selasa (6/12) lalu di Nay Pyi Taw, sehari setelahnya Menteri Luarnegeri RI Retno Marsudi didampingi Duta Besar RI untuk Myanmar Komjen Pol (Purn) Ito Sumardi, masih melakukan pertemuan dengan beberapa pihak di antaranya utusan PBB untuk Rakhine State Myanmar, Kofi Annan, dan juga lembaga kemanusiaan termasuk PKPU.

Dalam pertemuan singkat ini, PKPU secara lisan menyampaikan laporan penyaluran bantuan untuk pengungsi Rohingya selama 5 tahun terakhir sejak 2012. Secara khusus juga laporan ini mencakup bantuan yang disalurkan paska konflik di Maungdaw Myanmar bagian Utara.

Tim PKPU Muhammad Kaimuddin di Yangon melaporkan, hasil tatap muka secara langsung, ia menyampaikan perkembangan 2 unit sekolah yang dibangun oleh PKPU atas bantuan donor telah rampung. Saat ini menunggu penyelesaian peralatan. Meskipun demikian sekolah ini sudah digunakan karena kebutuhan yang mendesak untuk menampung 283 siswa di tingkat sekolah dasar.

Pada pertemuan itu, Menlu  menyatakan kesediaannya untuk meresmikan 2 unit sekolah yang ada di Ibukota Rakhine State ini. "Alhamdulillah, Menlu berkenan untuk meresmikan dua sekolah yang telah dibangun PKPU dari hasil sumbangan masyarakat Indonesia," kata Kaimuddin.

Menurut Menlu, dengan adanya tambahan 2 sekolah dari PKPU tersebut, berarti sudah ada 6 unit sekolah yang dibangun oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia. Sebelumnya Pemerintah Indonesia telah membangun 2 unit di Mrauk U, 2 unit lagi di Maungdaw-Buthidaung  dan terakhir sekolah yang dibangun oleh masyarakat melalui PKPU 2 unit di Sittwe.

Sebagaimana diketahui PKPU menjalankan program love Rohingya sejak 2012 meliputi pembangunan hunian atau shelter, makanan, daging, pembuatan sumur, MCK, pakaian, klinik sampai pendidikan. Ketika terjadi konflik di Maungdaw oktober lalu bantuan-bantuan ini tetap berjalan. Terakhir pekan lalu 3,5 ton beras, makanan bayi dan anak-anak serta 350 potong pakaian didistribusikan di dalam pengungsian di Sittwe. [zul]


Baca juga:
Milad ke-17 PKPU
Rayakan Milad ke-17 PKPU Luncurkan Logo Baru
Bantu Korban Gempa Aceh, PKPU Kirim Tim Rescue ke Lokasi Bencana
PT. SHARP Electronics dan PKPU Lakukan Aksi Peduli Banjir Karawang
Pasca Konflik, PKPU salurkan 3 Ton Beras untuk Pengungsi Rohingya


Komentar Pembaca

Warga NU Dilarang Ikut Aksi 313





Berita Populer

Kekeringan Di Somalia, PKPU Salurkan 300 Ribu Liter Bantuan Air Minum
PKPU Lakukan Penyuluhan TB Melalui Ketuk Jendela Pasar