RMOLJAKARTA

Home

Share |
Putri Gus Dur Ini Tolak Ayahnya Disebut Mantan Presiden
Kamis, 22 Desember 2016 , 23:46:00 WIB

  

RMOL. Putri Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid, Inayah Wahid menolak nama ayahnya disebut sebagai mantan presiden.

Inayah mengatakan itu saat menjadi pembaca puisi dalam acara panggung puisi Kantor Berita Politik RMOL dan Jaya Suprana Shcool of performing arts, di Mall of Indonesia, Jakarta, Kamis (22/12).

"Jangan panggil ayah saya mantan presiden, karena ayah saya bukan mantan pak Jokowi,"canda Inayah sebelum membaca puisi

Sempat mengaku grogi karena menjadi pembuka pada malam acara puisi, Inayah pun kembali menggelitik peserta yang hadir. Pasalnya saat namanya dipanggil oleh pemandu acara, sebutan ibu menyempil sebelum namanya.

"Jangan panggil saya ibu. Peserta yang hadir disini semua sahabat ayah saya. Makanya saya panggil om-om. Om telolet om," kata Inayah yang memecah tawa.

Tak lupa sebelum memulai membaca puisinya yang berjudul "saya optimis", Inayah mengucapkan selamat hari ibu yang juga jatuh pada 22 Desember.

Menurut dia, peran ibu sangat berarti dalam kehidupan wanita dan terutama bagi kaum laki-laki.

"Jadi slogan behind every great men there is a great woman sebetulnya kurang tepat. Karena woman itu posisinya bukam dibelakang. Tapi berdampingan dengan laki-laki," pungkas Inayah seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Hadir dalam acara membaca puisi, Kepala BNN Budi Waseso, Mantan KSAU Chappy Halim, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Wiranto, Menteri Sosial Khofifah Indar Prawansa, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Simanjutak, Pendiri London School Public Relation Prita Kemal Gandi dan Diplomat Maroko.[prs]


Baca juga:
Bacakan Puisi 'Kembalikan Indonesia Padaku'
Malam Ini, RMOL dan JSSPA Gelar Panggung Puisi untuk Bangsa
Dari Presiden, Ketua DPR Hingga Aktivis HAM Apresiasi Polri Ungkap Teroris Bekasi
Presiden Bantah Panglima Gatot Bakal Dicopot
Jokowi Provokator Utama Kericuhan


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer