Puluhan Ribu Personel Polisi Siap Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta

Polhukam  JUM'AT, 23 DESEMBER 2016 , 15:40:00 WIB | LAPORAN:

Puluhan Ribu Personel Polisi Siap Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru di Jakarta

ilustrasi/net

RMOL. Polda Metro Jaya akan mengerahkan 20 ribu personel untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. Adapun pengerahan personel itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya ancaman terorisme.

"Natal dan Tahun Baru di Ibu Kota, kita siap mengamankannya meskipun kita tahu ancaman teroris juga terjadi," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen M Iriawan pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/12).

Selain itu, kata dia, Densus 88 baru mengungkap kasus terorisme di Desa Babakan, Setu, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu. Pengungkapan itu pun untuk mengantisipasi ancaman terorisme. Apalagi para teroris itu telah memiliki targetnya.

"Target mereka itu menusuk anggota Polri yang melakukan pengamanan Natal dan Tahun Baru. Setelah menusuk, nanti akan datang anggota Polri lainnya membantu, datang masyarakat, lalu akan terjadi bom di sana. Begitu perkiraannya," tuturnya.

Iriawan mengantisipasi tindak terorisme jelang Natal dan Tahun Baru 2017 mendatang dengan menggelar razia di kos-kosan.

"Kemarin sudah kita perintahkan jajaran wilayah untuk melakukan itu karena ternyata saudara Omen baru di sana dan kepala RT sudah tahu sebetulnya bahwa ada orang masuk yang kita kira tidak seperti biasa hanya mungkin tidak diteruskan sehingga kita tidak menindaklanjuti karena kan kalau babinkamtibmas kan besar satu kelurahan, kalau RT tuh hanya 70 Kartu Keluarga (KK) satu RT itu," jelasnya.

Sebab, pelaku terorisme di Tangsel itu pun diketahui tinggal di kos-kosan belum lama ini. Polisi juga akan mengumpulkan setiap Ketua RT dan RW untuk sosialisasi agar seriap pendatang baru dimintai identitasnya.

"Kami akan kumpulkan Babinkamtibnas sekaligus ya. Untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017 jumlah personel cukup ya, sekira 20 ribu personel," pungkasnya.[prs]

Komentar Pembaca
Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

Biaya Kampanye Tinggi, Korupsi Merajalela

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Tolak Biaya Isi Ulang E-Money!

Tolak Biaya Isi Ulang E-Money!

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Pertemuan Di YLBHI Hanya Musikalisasi Puisi

Pertemuan Di YLBHI Hanya Musikalisasi Puisi

SENIN, 18 SEPTEMBER 2017 , 15:00:00

PSSI Tak Berprikemanusiaan

PSSI Tak Berprikemanusiaan

SABTU, 16 SEPTEMBER 2017 , 11:59:00

Terima Majalah RMOL

Terima Majalah RMOL

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 22:58:00

Satroni DPRD

Satroni DPRD

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 13:05:00