Korban Banjir di Bima Perlu Makanan dan Air Bersih

Sosial  JUM'AT, 23 DESEMBER 2016 , 23:12:00 WIB

Korban Banjir di Bima Perlu Makanan dan Air Bersih

Tim Rescue PKPU Membantu anak-anak korban banjir di Bima, NTB/humas PKPU

RMOL. Jembatan jalur provinsi yang menghubungkan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan Kecamatan Sape terputus karena banjir bandang yang melanda daerah tersebut dua hari lalu. Akibantnya, ribuan rumah terendam dan jalur komunikasi di Kota Bima terputus.

Menurut Koordinator Tim Rescue PKPU yang sudah berada di lokasi sejak hari pertama bencana banjir terjadi, Subur Rojinawi, saat ini para pengungsi membutuhkan food item, air bersih, hygenis kits dan selimut perlengkapan tidur dan obat obatan.

"Juga diperlukan alat  evakuasi, seperti perahu, tenda darurat, selimut, air bersih, makanan, obat-obatan dan pakaian," katanya.

PKPU, terang Subur, terus berkoordinasi dan menggali informasi dengan relawan lokal dan stakeholder guna membantu para warga yang terkena dampak banjir tersebut.

Sementara itu menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, H. Muh Rum, warga yang terkena dampak banjir  berupaya menyelamatkan diri ke tempat-tempat yang dinilai aman.

"Genangan air dilaporkan mencapai dua meter," katanya.

Rum memaparkan, ketinggian genangan air yang mencapai dua meter terjadi di wilayah Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na’e.

"Semua wilayah ini berada di Kota Bima,” ungkapnya.

Pihak Pemerintah, dibantu anggota TNI, POLRI, MDMC, dan sejumlah relawan lain masih berupaya melakukan evakuasi dan penanganan bagi warga yang luka-luka akibat berusaha menyelamatkan diri.

Begitu juga halnya dengan para tahanan Lapas Kota Bima, terpaksa harus dievakuasi lantaran Lapas juga ikut terendam. [kis/zul]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00