Rampok Sadis Pulomas, Yasonna: Tembak Saja Dengkulnya Sampai Patah, Supaya Tobat

Polhukam  KAMIS, 29 DESEMBER 2016 , 13:23:00 WIB | LAPORAN: ANDHIKA TIRTA SAPUTRA

Rampok Sadis Pulomas, Yasonna: Tembak Saja Dengkulnya Sampai Patah, Supaya Tobat
RMOL. Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasona Laoly mendukung aparat kepolisian melakukan tindak tegas terhadap residivis yang kembali melakukan aksi kriminalitas.

Bahkan, Yasona menyatakan tindakan polisi yang menembak para residivis saat disergap sudah sangat tepat untuk memberikan efek jera.

"Makanya tembak saja itu sama polisi kakinya atau dengkulnya sampai patah, supaya tobat," ujar Yasona, di Jakarta, Kamis (29/12).

Pernyataan Menteri asal PDIP ini menanggapi berhasil ditangkapnya gembong rampok yang beraksi di Pulomas.

Gembong rampok ini sendiri diketahui dikomandoi oleh Ramlan Butar Butar, seorang residivis.

Kendati demikian, Yasona mengatakan, sebenarnya tindakan tegas dengan memberikan tembakan merupakan melanggar hukum.

Untuk itu, kata Yasona sebagai solusinya ia berharap majelis hakim memberikan hukuman maksimal bagi pelaku residivis kambuhan.

"Saya rasa kriminal kriminal yang berpeluang residivis, hakim harus menilai ulang pemberian hukumannya," ujar Yasonna.

Ia mengatakan seharusnya para pelaku perampokan dapat dihukum seberat-beratnya.

"Makanya perampok, pencuri itu diharapkan dihukum berat saja jangan diberi peluang. Coba lihat itu pelaku curanmor berkali-kali melakukan kejahatan yang sama. Sudah keluar lakukan (tindakan kriminalitas) lagi," kata Yasonna.

"Ini akan menjadi perhatian dan kasus ini kita jadikan pelajaran. Jadi ya para begal perampok dengan kekerasan itu tendensi residivisnya memang tinggi," tuturnya. [dka]



Komentar Pembaca
Terobosan Baru Swasembada Gula

Terobosan Baru Swasembada Gula

SELASA, 23 MEI 2017 , 23:00:00

Sumber Kegaduhan Di Indonesia

Sumber Kegaduhan Di Indonesia

SELASA, 23 MEI 2017 , 17:00:00

BNN Harus Segera Periksa Ahok

BNN Harus Segera Periksa Ahok

SELASA, 23 MEI 2017 , 15:00:00

Survei Nasional

Survei Nasional

JUM'AT, 19 MEI 2017 , 15:33:00

Tamu Rusia

Tamu Rusia

SELASA, 23 MEI 2017 , 20:40:00