RMOLJAKARTA

Home

Share |
2016, Kekerasan Pada Anak Capai 3.581 Kasus
Jum'at, 30 Desember 2016 , 16:01:00 WIB
Laporan: Andhika Tirta Saputra

  

RMOL. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), mencatat ada 3.581 kasus kekerasan pada anak yang terjadi sepanjang tahun 2016.

"Kasus tertinggi anak berhadapan dengan hukum (ABH) mencapai 1.002 kasus, disusul kasus terkait keluarga dan pengasuhan alternatif mencapai 702 kasus,” kata Ketua KPAI Asrorun Niam Sholeh Jumat (30/12).

Ia menambahkan, kejahatan anak berbasis cyber crime mencapai 414 kasus, selanjutnya kasus pelanggaran anak dalam pendidikan berjumlah 328 kasus. Adapun faktor penyebab timbulnya kasus ini bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.

Dari sisi proteksi negara, upaya perlindungan anak di Indonesia Menurut Asrorun masih sangat lemah.

"Sangat mudah anak mengakses konten pornografi, permainan anak bermuatan judi, kekerasan dan sadisme," katanya.

Menurutnya, beragam informasi yang memuat konten negatif seperti pornografi, game online yang sarat dengan kekerasan, hate speech atau penyebaran kebencian, cyber bullying, dan lain-lain tersebar dengan bebas dan mudah diakses oleh anak.

"Sehingga memungkinkan anak terpapar konten negatif dan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak, termasuk mempengaruhi pembentukan karakter, value of life dan perilaku anak yang akan terbawa hingga saat dewasa kelak," pungkasnya. [dka]


Baca juga:
Kejahatan Cyber Pada Anak Meningkat
Miris, Kasus Ibu Sebagai Pelaku Kekerasan Anak Justru Marak
Menteri Khofifah: Semua Pihak Harus Mau Lindungi Anak-anak dari Kekerasan
KPAI Klaim Sudah Kawal Kasus Dugaan Cabul di Kediri Sejak Awal
KPAI: Permasalahan Senioritas Harusnya Sudah Tak Terjadi Lagi di Pendidikan


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer

Habib Novel: Hasto Maling Teriak Maling!
Habib Novel: Selasa Depan Massa FPI Lebih Banyak Kawal Sidang Ahok
Sidang Ahok Dihentikan Majelis Hakim