RMOLJAKARTA

Home

Share |
PILGUB DKI 2017
Diterpa Kampanye Hitam, Sandi: Kita Selalu Kedepankan Demokrasi Sejuk
Selasa, 03 Januari 2017 , 12:47:00 WIB
Laporan: Lopi Kasim

  

RMOL. Berbagai bentuk kampanye hitam atau black campaign menerpa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Mulai dari fitnah Anies pengikut faham Syiah dan Wahabi, sampai spanduk provokatif di berbagai lokasi.

Menanggapi hal itu, cawagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya menerima hal itu sebagai bentuk ujian. Pasangan Anies - Sandi, kata dia, menawarkan program lain dari yang lain, yakni inovasi dalam politik.

"Tapi dengan adanya inovasi politik Anies-Sandi membuat tidak nyaman sebagian dari masyarakat, padahal masyarakat Jakarta secara keseluruhan ingin memiliki pemimpin yang mempersatukan," kata Sandi, usai berkampanye di Jalan Menteng Atas Selatan I, Kelurahan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).

Kampanye hitam tersebut, kata Sandi, ingin membelah politik di Jakarta menjadi dua kubu dan mengusik kenyamanan warga ibukota.

Pihaknya, lanjut Sandi, ingin membangun 'jembatan cinta' untuk warga ibukota.

"Kita selalu mengedepankan demokrasi yang sejuk, jadi kita lihat ya ini bagian dari proses demokrasi, sayangnya proses demokrasi kita banyak yang diarahkan ke demokrasi memecah belah," kata dia.

Sejak satu tahun lalu, tambah Sandi, dirinya selalu menekankan demokrasi sejuk untuk mempersatukan.

"Itu yang sampai sekarang saya sama mas Anies berkomitmen, untuk memastikan 40 hari ke depan kita jangan lagi dipecah belah kita butuh pemimpin yang pemersatu," pungkasnya. [dka]


Baca juga:
Mengeluh Hidupnya Susah, Sandi Sematkan Gelang Harapan Ke Sukartini
Timses Anies-Sandi Bantah Edarkan Spanduk dan Meme Provokatif
Ketegasan Sandiaga Soal PSK dari Tiongkok
Pada Sandi, Nenek Iyah Mengeluh Cuma Makan Daging Setahun Sekali
Sandi Bidik PKL Masuk ke Mal


Komentar Pembaca

Warga NU Dilarang Ikut Aksi 313





Berita Populer

Dianggap Hina Ulama, Inul Daratista Dilaporkan Ke Polisi
Masya Allah, PPP Ajak Umat Murtad
Demi Bisnis, Djan Faridz Diduga Main Dua Kaki