RMOLJAKARTA

Home

Share |
Dipanggil KPK, Novanto di Amerika
Rabu, 04 Januari 2017 , 13:40:00 WIB
Laporan: Saeful Anwar

SETYA NOVANTO/NET
  

RMOL. Penyidik KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR, Setya Novanto hari ini, Rabu (4/1). Novanto akan diperiksa untuk Sugiharto, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Paket Penerapan e-KTP.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah.

Akan tetapi yang bersangkutan tak bisa hadir lantaran sedang berada di Amerika Serikat. Novanto pun minta dijadwalkan ulang terkait pemeriksaan dirinya.

"Informasi yang kami terima memang ada permintaan penjadwalan ulang karena saksi masih berada di AS," kata Febri.

Novanto dipanggil terkait posisinya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR pada saat proyek tersebut berlangsung Tahun 2011-2012. Novanto diduga tahu terkait proses berlangsungnya proyek tersebut yang melibatkan DPR.

Ketua Umum Golkar tersebut juga pernah diperiksa pada 13 Desember lalu. Sama seperti hari ini, dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto.

Diketahui, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat yang saat ini sudah menjadi terpidana kasus Wisma Atlet, M Nazaruddin pernah berceloteh kalau Novanto terlibat dalam kasus yang nilai proyeknya mencapai Rp 5,9 Triliun tersebut.

Selain Novanto, Nazar juga menyebut keterlibatan bekas Menteri Dalam Negeri era Soesilo Bambang Yudhoyono, Gamawan Fauzi.

KPK sendiri baru menetapkan dua orang tersangka pada kasus ini. Keduanya, yakni bekas Dirjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sugiharto.

Irman dan Sugiharto dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP jo Pasal 64 ayat 1 KUHP. [ipk]


Baca juga:
PPP: Politik Dinasti Rawan Korupsi
Panglima TNI : Pejabat TNI Korupsi Hambat Pembangunan dan Kemajuan TNI
2016, Polda Metro Selamatkan Uang Negara Rp 6 Miliar dari Kasus Korupsi
KPK Wajib Lanjutkan Pengusutan Korupsi Reklamasi Teluk Jakarta!
Soal Korupsi Asian Games 2018, Polisi Bakal Periksa Mantan Bos Inter Milan


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer

Pekan Depan, Jokowi Copot Ahok
Ahok Pemilik 75 Persen "Saham" RI
Ansor DKI Siap Kepung dan Duduki Balaikota