Mendagri Dukung Penuh KPK Usut Tuntas Korupsi Bupati Klaten

Polhukam  KAMIS, 05 JANUARI 2017 , 16:15:00 WIB

Mendagri Dukung Penuh KPK Usut Tuntas Korupsi Bupati Klaten
RMOL. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendukung penuh langkah KPK dalam upaya mengusut tuntas kasus dugaan suap Bupati Klaten Sri Hartini.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, praktek jual-beli jabatan di lingkungan pemerintahan justru hanya akan merusak sistem pemerintahan yang ada.

"Prinsipnya Kemendagri mendukung penuh langkah hukum KPK," ucap Tjahjo melalui pesan elektroneknya yang diterima rmoljakarta.com, Jakarta, Kamis (5/1).

Terkait kasus Bupati Klaten, Tjahjo menyakini penyidik KPK sudah memiliki alat bukti yang cukup, apalagi kasus ini terbongkar melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Apapun OTT atau apapun yang dilakukan oleh KPK tentunya sudah mencukupi alat bukti," paparnya.

Selain itu, mantan Sekjen PDI Perjuangan ini berpandangan bahwa suap penempatan jabatan menunjukkan birokrasi pemerintahan yang tidak bersih dan berwibawa.  

Sebelumnya, Tjahjo mengaku sudah mengirimkan kembali pakta integritas yang ditandatangani seluruh kepala daerah usai dilantik.

"Pakta integritas kita kirim kembali, mengingatkan kembali. Termasuk aturan-aturan yang berkaitan rekrutmen jabatan juga kita kirimkan kembali sebagai pedoman," ujarnya.

Dakui, pihaknya tidak dapat mengecek satu-persatu jabatan di daerah.

"Tapi kan proses dan mekanisme jenjangnya jelas. Sarjana teknik ya enggak bisa jadi kepala rumah sakit, kan sudah ada protapnya,” tukas Tjahjo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Penyidik KPK menangkap tangan Sri Hartini karena kasus dugaan penerimaan suap mutasi dan promosi di lingkungan Pemkab Klaten, Jateng, Jumat (30/12).

Selain itu, KPK juga mengamankan Kepala Seksi SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Suramlan yang diduga berperan sebagai pemberi suap.

Dari rumah dinas Sri Hartini, KPK mengamankan uang sekitar Rp 2 miliar dan pecahan mata uang asing US$ 5.700 dan SGD 2.035, selain juga catatan penerimaan uang. [has/dka]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Jokowi Injak Merah Putih

Jokowi Injak Merah Putih

SENIN, 03 OKTOBER 2016 , 08:35:00

Seks Kilat Ala Gadis Belia di Salon Plus Benhil (4-Habis)
Juri Lomba Masak

Juri Lomba Masak

SENIN, 13 FEBRUARI 2017 , 14:28:00