RMOLJAKARTA

Home

Share |
Presiden Harus Berhentikan Ahok
Jum'at, 06 Januari 2017 , 11:07:00 WIB
Laporan: Widodo Bogiarto

JOKOWI DAN AHOK/NET
  

RMOL. Sesuai perintah UU, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus diberhentikan sementara dari jabatannya, sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Kalau saat ini yang bersangkutan tengah cuti karena mengikuti pilkada, Presiden harus tetap memberhentikannya," kata aktivis Rumah Amanat Rakyat, Ferdinand Huatahaean (Jumat, 6/1).

Dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 83 ayat 1 disebutkan, kepala daerah atau wakil kepala daerah diberhentikan sementara tanpa melalui usulan DPRD karena didakwa melakukakan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara paling singkat selama 5 tahun, tindakan pidana korusi, tindakan pidana terorisme, makar, tindak pidana terhadap keamanan negara dan atau perbuatan lain yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemudian pada ayat 2, disebutkan bahwa, kepala daerah dan wakil kepala daerah yang jadi terdakwa sebagaimana ayat 1, diberhentikan sementara berdasarkan register perkara di pengadilan.

Untuk diketahui, pihak Kemendagri sempat menyatakan akan melakukan pemberhentian sementara Ahok, usai menjalani cuti kampanye. Namun, saat ini pihak Kemendagri belum dapat melakukan pemberhentian sementara Ahok karena yang bersangkutan masih menjalani cuti kampanye selama tahapan Pilkada DKI Jakarta. [ipk]


Baca juga:
Semua Naik, Cuma Harga Diri Bangsa yang Turun
Jokowi Tak Layak Disebut Pemimpin Wong Cilik
Jokowi Harus Batalkan Kenaikan Tarif Pengurusan STNK dan BPKB
Sandi Minta Ahok Stop Lontarkan Kata-kata Kontroversi
Indonesia Dikuasai Taipan, Buktinya Ahok Masih Keluyuran


Komentar Pembaca

Warga NU Dilarang Ikut Aksi 313





Berita Populer