RMOLJAKARTA

Home

Share |
Masyarakat Masih Merindukan Gus Dur
Minggu, 08 Januari 2017 , 13:14:00 WIB
Laporan: Saeful Anwar

RMOL. Haul Presiden RI ke-4, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang digelar di Pesantren Tebu Ireng Jombang, pada Sabtu malam dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah, lintas agama dan suku.

Hal itu sebagaimana diinformasikan Direktur Wahud Institute, Yenny Wahid dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi (Minggu, 8/1).

Dia menjelaskan, dari pihak keluarga ada Pengasuh Pondok KH Solahuddin Wahid, Ibu Hj. Sinta Nuriah Abdurrahman Wahid dan sahabat juga sahabat dekat Gus Dur semasa kuliah di Al Azhar Mesir KH Baco Sanusi.

Menurut Yenny, gagasan besar Gus Dur tentang humanisme perlu untuk terus dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat saat ini. Hal itu penting di tengah situasi kehidupan berbangsa yang terpecah belah karena faktor sara, menguatnya sikap intoleransi dalam beragama, kebhinekaan yang mulai terusik, NKRI yang terancam karena radikalisasi paham keagamaan serta saling fitnah dan hujat kaena perbedaan pandangan politik.

"Hadirnya ribuan jemaah dari berbagai daerah dalam Haul Gus Dur ini membuktikan bahwa masyarakat masih mencintai dan merindukan sosok Gus Dur yang konsisten selalu berpihak pada kaum lemah dan pembelaanya pada minoritas," jelas dia.

Bagi Gus Dur, kata Yenny, apapun risikonya keutuhan NKRI yang telah susah payah di rebut oleh para pendahulu adalah harga mati. Ini di buktikan oleh Gus Dur saat rela meninggalkan kursi Presiden pada 2001 meski pendukungnya rela mati bahkan untuk membelanya.

"Pemikiran kedamaian almarhum Gus Dur seperti yang di sampaikan Presiden Jokowi dalam Haul Gus Dur di Ciganjur, beberapa waktu lalu, yakni Gus Dur selalu menjadi inspirasi bagi masyarakat dunia bahwa Islam mengajak persaudaraan dan perdamaian, bukan untuk memecah belah persatuan umat. Gus Dur selalu mengajak pada Islam yang moderat, menghargai pluralism dan selalu pembawa pesan kedamaian," sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Yenny juga mengajak para jamaah untuk ikut mendoakan mantan Ketum PBNU KH Hasyim Muzadi yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit di kota Malang.

"Mari sama kita doakan beliau agar di berikan kesembuhan, di anugerahkan umur panjang yang barokah untuk selalu menjaga keutuhan NKRI. Mari kita sama-sama kita bacakan Alfatihah bersama-sama kesembuhan untuk beliau," tandasnya. [ipk]


Baca juga:
Sosok Gus Dur di Mata Sandiaga
Putri Gus Dur Ini Tolak Ayahnya Disebut Mantan Presiden
Spanduk Dukungan Ahok di JPO Langgar Peraturan Daerah
Ahok Rusak Upaya Gus Dur yang Hilangkan Sekat Dalam Etnis
Inilah Dosa Ahok Kepada Gus Dur


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer