RMOLJAKARTA

Home

Share |
Beraroma Korupsi, Masjid Al Fauz Dibangun Saat Sylviana Murni Jadi Walkot Jakpus
Rabu, 11 Januari 2017 , 14:14:00 WIB
Laporan: Widodo Bogiarto

RMOL. Sebulan menjelang pencoblosan Pilgub DKI Jakarta 2017 makin memanas. Hal ini terkait dengan diusutnya kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Fauz di areal Kantor Walikota Jakarta Pusat oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal.

Dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Fauz yang menelan dana APBD DKI 2010 sebesar Rp 27 miliar itu diketahui berlangsung saat cawagub nomor urut satu, Sylviana Murni menjabat Walikota Jakarta Pusat.

Masjid Al Fauz yang jadi pusat penyelidikan polisi itu diresmikan oleh Fauzi Bowo yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari 2011.

Dari informasi yang diperoleh rmoljakarta pembangunan masjid itu sudah dimulai sejak Sylviana Murni menjabat Walikota Jakarta Pusat.

Peletakan batu pertama dilakukan pada awal Juni 2010 dan pembangunannya rampung akhir Desember 2010.

Sylviana menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat hingga awal November 2010 hingga kemudian digantikan Saefullah.

Saat itu Sylviana dipromosikan sebagai Asisten Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta pada 4 November 2010.

Untuk tahap awal, penyidik sudah emanggil Sekretaris Daerah Provinsi DKI Saefullah sebagai saksi dugaan korupsi pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat tahun anggaran 2010-2011.

Surat panggilan untuk Saefullah sudah beredar luas. Namun belum dipastikan apakah Saefullah memenuhi panggilan penyidik Dit Tipikor di kantornya di Kuningan, Rabu (11/1) ini atau tidak.

Pemanggilan Saefullah itu dibenarkan oleh Wadir Tipikor Kombes Erwanto Kurniadi hari ini. Namun perwira menengah itu belum mau menjelaskan dugaan kerugian negara dalam kasus ini.

"Kalau penyelidikan kita gak bisa kasih detilnya. Kalau ada surat undangannya, ya berarti ada (pemeriksaan itu)," kata Erwanto, Rabu (11/1).

Belum jelas apakah polisi sudah atau belum memeriksa Sylviana yang saat ini maju sebagai calon wakil gubernur DKI bersama Agus Harimurti Yudhoyono itu. [dka]


Baca juga:
Mendagri Dukung Penuh KPK Usut Tuntas Korupsi Bupati Klaten
Dipanggil KPK, Novanto di Amerika
PPP: Politik Dinasti Rawan Korupsi
Panglima TNI : Pejabat TNI Korupsi Hambat Pembangunan dan Kemajuan TNI
2016, Polda Metro Selamatkan Uang Negara Rp 6 Miliar dari Kasus Korupsi


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer

Pekan Depan, Jokowi Copot Ahok
Ahok Pemilik 75 Persen "Saham" RI
Ansor DKI Siap Kepung dan Duduki Balaikota