Kejati Masih Teliti Kelengkapan Berkas Kasus Makar

 RABU, 11 JANUARI 2017 , 20:37:00 WIB | LAPORAN: FAHRI HAIDAR

RMOL. Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Waluyo mengatakan, saat ini berkas dugaan makar Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar masih dalam proses pemeriksaan oleh Jaksa Peneliti.

"Sekarang masih diteliti baik kelengkapan materil maupun formilnya," kata Waluyo di Jakarta, Rabu (11/1).

Dia mengungkapkan, pihaknya akan segera menentukan sikap atas berkas penyidikan  dugaan makar oleh Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar yang dilimpahkan oleh Polda Metro Jaya pada Jumat (2/1) lalu.

"Sesuai pasal 138 KUHAP dalam waktu 7 hari, Jaksa akan tentukan sikap apakah lengkap atau belum. Kalau belum, paling lambat 14 hari akan dikembalikan ke penyidik," terangnya.

Seperti diketahui, Sri Bintang disangkakan dengan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik jo atas penghasutan masyarakat menggunakan media sosial, juncto Pasal 107 KUHP tentang makar, juncto Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan jahat.

Adapun Jamran dan Rizal, diduga menyebarluaskan ujaran kebencian terkait isu suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA). Keduanya disangka melanggar Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik jo Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 55 ayat 2 KUHP.[prs]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

Soal Reklamasi, Anies Jangan Cuci Tangan

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 , 19:00:00

Terima Laporan Kunjungan

Terima Laporan Kunjungan

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 01:24:00

Bahas Pahlawan Zaman <i>Now</i>

Bahas Pahlawan Zaman Now

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 04:59:00

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

Membahas Perkembangan Islam Di Ukraina

SELASA, 14 NOVEMBER 2017 , 10:31:00