RMOLJAKARTA

Home

Share |
Anies: Jakarta Jangan Terkotak-kotak
Kamis, 12 Januari 2017 , 11:39:00 WIB
Laporan: Lopi Kasim

ANIES BASWEDAN/RMOLJAKARTA
  

RMOL. Program Betawi Punya Gaya (Begaya) Bens Radio, yang dipandu Arya Tanjidor dan Tiwi Bernani menghadirkan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Kamis, 12/1).

Pada kesempatan tersebut, Anies secara terbuka menjawab pertanyaan alasannya kembali masuk dunia politik dengan mengikuti Pilkada Jakarta. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mendorong agar orang-orang baik masuk dunia politik.

"Kalau orang tidak bermasalah hanya membayar pajak, siapa yang mengelola uang pajak? Kalau ada orang tak bermasalah masuk politik, kenapa dipermasalahkan?" kata Anies.

Mantan Ketua Etik KPK ini mengatakan, Jakarta perlu per-ubahan dan dia tidak akan menolak jika diminta untuk turut mengambil tanggung jawab.

"Ada konsekuensi besar jika petahana ini melenggang tak tertantang. Pertama dari persatuan, karena kata-katanya yang memecah belah. Dan kedua pada keadilan untuk keluarga-keluarga pra-sejahtera," ungkap Anies.

Persatuan, menurut Anies, merupakan hal yang harus dikembalikan di ibukota dan harus ditunjukkan dari pemimpinnya. Anies memandang bahwa berbeda bukan berarti bermusuhan.

"Lawan bukan musuh. Lawan apapun sejatinya adalah teman. Lawan debat adalah teman berpikir. Lawan bertanding adalah teman bermain," imbuh Anies.

Di akhir penjelasannya, Anies menegaskan bahwa Jakarta harus bersatu.

"Jakarta jangan terkotak-kotak. Dan itu semua dimulai dari kita (sebagai pasangan). Kita memberi contoh. Boleh berbeda di masa lalu tapi bisa bersatu, bisa bekerja sama," pungkas Anies. [ipk]


Baca juga:
Ini Cara Anies Atasi Kekerasan di Sekolah
Anies Siap Olah Air di Ibu Kota Jadi Ramah Lingkungan
Anies Siap Berikan Akses Pantai Gratis Ke Warga
Anies Akan Sediakan Taman Baca di Seluruh Kampung
Fery Baswedan: Dokter Keluarga Solusi Kesehatan Warga


Komentar Pembaca

Ahok Susun Sendiri Pledoinya





Berita Populer

Basuki 'Ahok' Kalah, Aqil Siradj Harus Mundur Dari Ketum PBNU
Hotman Bersedia Pimpin Upacara Potong Kuping Ruhut
CIA Beri Sinyal Bahaya Operasi Intelijen Cina Di Pilgub DKI