Jokowi dan Ahok Kena Karma Hoax

Polhukam  KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 12:24:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jokowi dan Ahok Kena Karma <i>Hoax</i>

Jokowi dan Ahok/NET

RMOL. Pemerintah mulai resah dan gelisah dengan beredarnya berita-berita bohong (hoax) yang ada di media sosial. Sebab masyarakat terkadang lebih mempercayai berita hoax ketimbang yang benar.

Menurut Kordinator Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I), Tom Pasaribu, fenomena beredarnya berita atau kabar bohong sudah mulai ramai atau masif sejak Pilkada DKI Jakarta 2012. Awalnya berita hoax ini muncul karena iseng semata.

"Kalau saya cermati, hoax awalnya memang mulai massif saat Pilgub DKI 2012," kata Tom saat dihubungi (Kamis, 12/1).

Berdasarkan pengamatan Tom, saat itu berita hoax secara massif menyerang calon gubernur DKI petahana, Fauzi Bowo (Foke).

Foke yang berdasarkan banyak survei selalu unggul jauh dari lawan-lawannya akhirnya tumbang dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Berita hoax makin ramai saat berlangsungnya Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Kala itu secara bergelombang berita hoax tanpa henti menghantam pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Hatta Radjasa.

"Pemerintah sekarang itu ibarat siapa menabur angin, dia akan menunai badai," ujar Tom. [ipk]

Komentar Pembaca
100 Advokat Laporkan Pemfitnah JK

100 Advokat Laporkan Pemfitnah JK

SENIN, 29 MEI 2017 , 19:00:00

BPK Melawan Balik KPK

BPK Melawan Balik KPK

SENIN, 29 MEI 2017 , 17:00:00

Rizieq Shihab Tersangka

Rizieq Shihab Tersangka

SENIN, 29 MEI 2017 , 15:00:00

Pawai Obor

Pawai Obor

JUM'AT, 26 MEI 2017 , 00:44:00

Tamu Rusia

Tamu Rusia

SELASA, 23 MEI 2017 , 20:40:00

Kunjungi Korban Bom

Kunjungi Korban Bom

KAMIS, 25 MEI 2017 , 18:17:00