RMOLJAKARTA

Home

Share |
DKI Gagal Tekan Populasi PSK
Kamis, 12 Januari 2017 , 16:36:00 WIB
Laporan: Widodo Bogiarto

RMOL. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan mengatakan, sanksi yang diterapkan Pemprov DKI belum berhasil menekan jumlah wanita pekerja seks komersial (PSK) di Ibukota.

Akibat ringannya sanksi yang dijatuhkan, bahkan sebagian besar wanita PSK kembali menekuni profesi lamanya setelah dibebaskan petugas.

"Sanksi enindakan PSK harus berkelanjutan. Karena sanksi yang ada saat ini tidak berhasil dan tetap membuat mereka kembali lagi," kata Pantas, Kamis (12/1).

Politisi PDI Perjuangan ini mengharapkan agar penegakan aturan lebih ditingkatkan, karena saat ini terbatas pembinaan saja yang dilakukan di panti sosial.

Penegakan aturan yang dimaksud menurutnya adalah menggandeng aparat kepolisian untuk mencari akar permasalahannya.

Dengan adanya sanksi yang lebih tegas dinilai akan bisa mengurangi penyakit masyarakat tersebut.

"Disamping itu setiap PSK yang ditangkap agar dibuat surat peringatan yang isinya kalau ketangkap lagi akan ditindak tegas," ujar Pantas.

Permasalahan penyakit masyarakat ini masih cukup sering terlihat di Ibukota.

Hal ini dibuktikan dengan hasil razia yang kerap dilakukan oleh petugas dari Dinas Sosial dan Satpol PP. [dka]


Baca juga:
20 PSK Asal Cina, Thailand dan Vietnam Diciduk Petugas Imigrasi di Rumah Kos
Investasi Cina Penyebab Banyaknya TKA dan PSK
DKI Gencarkan Razia Prostitusi Asing
Plt Gubernur Tak Tolerir PSK 'Impor' di Jakarta
Ketegasan Sandiaga Soal PSK dari Tiongkok


Komentar Pembaca

Komnas HAM Sarankan Jokowi Tes DNA





Berita Populer

Pencopotan Irjen Anton Charlian Tunggu Evaluasi Irwasum
FPI: Jangankan Habib Rizieq Ditangkap, Lecet Sedikit Saja Kita Perang
Warga Jatisampurna Bekasi Minta PSK dan Kafe Remang-remang di Wilayahnya Ditertibkan