Ray Rangkuti: Kalau Tak Ada Debat, Pilkada DKI Tidak Ada Isinya

 KAMIS, 12 JANUARI 2017 , 16:41:00 WIB | LAPORAN: FAHRI HAIDAR

Ray Rangkuti: Kalau Tak Ada Debat, Pilkada DKI Tidak Ada Isinya

FOTO: RMOLJakarta

RMOL. Debat calon gubernur dan calon Wakil gubernur yang bakal dilaksanakan besok merupakan momentum untuk menunjukan kualitas paslon yang sesungguhnya. Sebab selama dua bulan kampanye tatap muka, lebih banyak diisi isu-isu bersifat suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) serta olok-olok antar pendukung calon.

"Mungkin kalau tak ada debat ini, Pilkada DKI bisa disebut tanpa isi. Gak ada sesuatu yang bernilai," kata Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti dalam diskusi "Menakar Efektifitas Debat, Meraih Simpati Publik" di Media Center KPU DKI Jakarta (Kamis, 12/1).

Menurutnya, ada dua hal yang bisa diambil dari debat cagub-cawagub DKI Jakarta. Pertama, Pilkada DKI kembali ke isu substansi dimana yang dijual adalah gagasan.

"Kedua, kalau dialog ini mengembalikan fungsi utamanya,  dengan sendirinya akan meminimalkan isu SARA," terangnya.

Dialog ini, kata dia, adalah sarana yang efektif untuk mengembalikan tujuan dimana gagasan, ide itu yang diperjualbelikan.

"Dua bulan terakhir ini masyarakat kehilangan kesempatan untuk menguji pasangan calon. Karena yang ada cuma olok-look, isu SARA dan yang gak penting lainnya," tandasnya. [ipk]

Komentar Pembaca
Janggalnya Kasus Novel

Janggalnya Kasus Novel

RABU, 26 JULI 2017 , 19:00:00

Djarot Membangkang Pada Ahok

Djarot Membangkang Pada Ahok

SELASA, 25 JULI 2017 , 23:00:00

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

Koalisi SBY-Prabowo Untuk 2019

SELASA, 25 JULI 2017 , 17:00:00