Meski Ikut Rapat Bareng Ahok-Djarot, Ketua KPU dan Bawaslu Dianggap Masih Netral

Polhukam  JUM'AT, 10 MARET 2017 , 22:12:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

RMOL. Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menilai,  kehadiran Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI, Mimah Susanti pada rapat internal tim Ahok-Djarot belum bisa dinilai sebagai pelanggaran. Sebaiknya kubu Anies-Sandi diminta untuk tidak terpancing mempermasalahkan hal tersebut.

"Kita belum bisa menyimpulkan apakah itu merupakan keberpihakan Ketua KPU Sumarno dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti terhadap pasangan petahana,” kata Uchok, Jumat (10/3).

Menurut pengamatan Uchok, Sumarno dan Mimah masih terlihat netral. Tapi nanti baru bisa  disimpulkan jika Anies-Sandi mengundang mereka dan ternyata keduanya tidak hadir.

"Coba saja Anies mengundang Sumarno dan Mimah. Kalau keduanya mau datang berarti netral, tapi kalau tidak mau datang, patut dipertanyakan sikapnya," ujar Uchok.

Uchok menuturkan, kehadiran mereka pada rapat internal Ahok-Djarot di kawasan Jalan Gajahmada, Kamis (9/3) kemarin, masih wajar.

"Mereka diundang untuk membahas sesuatu yang masih terlihat abu-abu. Tujuannya untuk menyamakan persepsi," jelas Uchok.

Uchok mengingatkan kubu Anies-Sandi sebaiknya santai saja menghadapi hal ini.

"Jangan dikompori untuk menyerang, nanti malah berdampak tidak bagus," tandas Uchok.[prs]

Komentar Pembaca