RMOLJAKARTA

Home

Share |
Mungkin Gula Darah Megawati Naik Drastis Sehingga Nalarnya Kacau
Jum'at, 14 April 2017 , 15:39:00 WIB
Laporan: Ade Mulyana

MEGAWATI SOEKARNOPUTRI/NET
  

RMOL. Pernyataan Megawati Soekarnoputri yang menyebut warga Jakarta boleh mencoblos walau tidak masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) dikecam banyak pihak.

Ketua Progres 98 Faizal Assegaf menyebut Megawati semakin stress jelang pemungutan suara dilaksanakan 19 April nanti.

"Mungkin Mega semakin stress dan pikun," kata Faizal melalui pesan elektronik, Jumat (14/4).

Pernyataan yang dianggap miring oleh Faizal disampaikan Megawati saat memberikan pengarahan pada rakor dengan pengurus DPD PDIP se-Indonesia di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat.

Mega seperti diberitakan media online, mengatakan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta akan semakin berkualitas dengan semakin banyak pemilih yang dapat menggunakan hak pilihnya.

Hak pemilih, kata Mega, dijamin konstitusi dan lebih tinggi daripada kewenangan petugas di lapangan. Karenanya, siapa pun tidak boleh menghalang-halangi antusiasme warga DKI untuk memilih, meski belum terdaftar dalam daftar pemilih tambahan sekalipun.

Prilaku dan gaya Mega tersebut, menurut Faizal, justru membuat warga Jakarta makin kehilangan simpati pada Basuki-Djarot.

Sebab dengan pernyataan Mega itu, kecurigaan Basuki-Djarot diusung oleh parpol yang mengandalkan modus-modus kecurangan, makin meluas.

"Bisa jadi saat pidato gula darah Mega lagi naik drastis sehingga nalar bu Mega makin kacau," tukas Faizal Assegaf.[dem]


Baca juga:
Anies Tak Siapkan Strategi Khusus Jelang Kampanye Terakhir
Seruan Megawati Melanggar Aturan
Pernyataan Megawati Berpotensi Mengacaukan Putaran Kedua
PKS Optimalkan SDM Di Putaran Kedua
Empat Isu Ini Pengaruhi Suara Pasangan Calon


Komentar Pembaca

Menkominfo Pimpin Jalan Santai WPFD





Berita Populer

Basuki 'Ahok' Kalah, Aqil Siradj Harus Mundur Dari Ketum PBNU
Hotman Bersedia Pimpin Upacara Potong Kuping Ruhut
CIA Beri Sinyal Bahaya Operasi Intelijen Cina Di Pilgub DKI